riau24 Kejari Rohil Terbitkan Spridik Dugaan Korupsi DKPP Rohil | Berita Riau
Senin, 05 Desember 2016

Kejari Rohil Terbitkan Spridik Dugaan Korupsi DKPP Rohil

0
Berita Riau -  Kejari Rohil Terbitkan Spridik Dugaan Korupsi DKPP Rohil

Rohil, Riau24.com - Kejaksaan Negeri Bagansiapiapi meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan terhadap dugaan korupsi dana pemeliharaan kegiatan rutin kendaraan dinas di Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pasar (DKPP) Rohil.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negri Bagansiapiapi, Bima Suprayoga, SH, M.Hum, di ruang kerjanya kepada wartawan R24. Pada saat memberi keterangan, Kajari langsung didampingi oleh semua Kasi diantaranya Kasi Intel Sri Odit Megonondo, Kasipidsus Amriansyah, Kasipidum Sobrani Binzar.

Hal ini berdasarkan Surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Bagansiapiapi nomor print-01/N.4.19/Fd.1/03/2016 tanggal 22 Maret 2016 tentang dugaan tindak pidana korupsi yang telah merugikan negara sekitar 2 Milyar Rupiah pada tahun anggaran 2015.
"Kita sudah punya 2 alat bukti lengkap dan penyelidikan terhadap saksi-saksi akan segera dimulai,'' kata Bima.

Bima menambahkan, bahwa penyelidikan ini merupakan tindak lanjut dari proses penyelidikan yang telah dilakukan pihak Kejaksaan sebelumnya Penyelidikan yang dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Wilayah Provinsi Riau.

"Namun demikian kerugian 2 Milyar itu masih dalam tahap penghitungan oleh pihak BPKP Riau. Hal ini sesuai karena BPKB merupakan aparat internal pengawas internal pemerintahan. Tindakan penyidikan ini didukung dari pihak BPKB sesuai dengan amanat Undang-Undang bahwa kejaksaan bekerja tidak semata-mata berkerja sendiri " tegasnya.

"Kita bekerja secara koprehensif dengan melibatkan aparat internal pemerintahan. Dalam hal ini BPKP Riau. Pihak Kejaksaan belum bisa menyebutkan baik saksi maupun tersangka dalam kasus ini, karena masih dalam proses penyidikan oleh pihak Kejaksaan. Namun setidaknya saat proses penyelidikan sudah ada 15 orang yang diperiksa sebagai calon saksi sehingga ditemukan 2 alat bukti yang cukup kuat " pungkasnya.



R24/dev/yan 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam