riau24 Bupati Rohul: APBD 2016 Belum Disahkan Karena Hutang | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Bupati Rohul: APBD 2016 Belum Disahkan Karena Hutang

0
Berita Riau -  Bupati Rohul: APBD 2016 Belum Disahkan Karena Hutang
Rohul, Riau24.com - APBD Rohul tahun 2016 belum disahkan karena Pemerintah Daerah masih memiliki hutang dengan pihak ketiga pada 2015 yang belum dibayarkan sampai tahun ini.

Agar APBD Rohul murni 2016 segera disahkan, Bupati Achmad mengakui Pemkab Rohul saat ini sedang dalam tahap berkoordinasi dengan Pemprov Riau, agar hutang Pemkab Rohul ke pihak ketiga bisa segera dibayarkan melalui APBD murni 2016.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada solusinya. Kita harapkan secepat mungkin," ujar Bupati Achmad usai acara di Masjid Agung Madani Pasirpangaraian, Selasa (22/3/2016).

Diakuinya, Pemkab Rohul sudah mengajukan KUA-PPAS ke DPRD Rohul sejak November 2015. Namun, hingga menjelang akhir Maret tahun ini, DPRD Rohul belum juga mengesahkan APBD murni 2016.

"Kita harapkan ada kesepahaman, saling pengertian, karena ini menyangkut hidup orang banyak. Karena APBD ini untuk geliat ekonomi masyarakat (Rohul)," jelasnya.

"Kita harapkan ke pihak terkait, dalam hal ini DPRD (Rohul) agar memahami segera mengesahkan (APBD 2016)," tambah Bupati Achmad.

Bupati Rohul dua periode menambahkan tidak ada persoalan lain terkait APBD murni 2016 belum disahkan sampai Maret ini, namun karena adanya hutang yang tunda bayar Pemkab Rohul dengan pihak ketiga saja.

"Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar hutang dimasukkan dalam APBD Murni, karena pembangunan sudah dilaksanakan, dan mereka pinjam uang dari bank. Bunga per hari berjalan ya harus kita bayar," kata Bupati.

"Menurut aturan hukum dan regulasinya ya seperti itu, sementara DPRD (Rohul) tak mau seperti itu. Kalau tidak kita bayar kasihan mereka sudah pinjam ke bank, dan bunganya terus berjalan," tambahnya.

Bupati Achmad mengatakan sebelum hutang dibayar, Pemkab Rohul akan melakukan pemeriksaan dan evaluasi pekerjaan pihak ketiga di lapangan. Berapa realisasi pekerjaan yang akan dibayar.

"Jadi masalahnya tentang hutang dengan pihak ketiga. Semoga ada pemahamanlah," tandas Bupati Achmad.



R24/dev/ags 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru