riau24 Akses Wisata Air Terjun di Kuansing Akan Segera Dibuka | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Akses Wisata Air Terjun di Kuansing Akan Segera Dibuka

0
Berita Riau -  Akses Wisata Air Terjun di Kuansing Akan Segera Dibuka

Kuansing, Riau24.com – Banyaknya lokasi air terjun yang ditemukan di Kabupaten Kuantan Singingi saat sekarang ini tidak diimbangi dengan akses atau jalan menuju ke lokasi yang sangat sulit dijangkau baik melalui jalan darat maupun sungai.

Padahal bila air terjun yang ditemukan oleh masyarakat dapat dijadikan primadona dan asset wisata yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli daerah (PAD). Namun karena letak lokasi yang sulit dijangkau dan hanya bisa dilalui melalui jalan setapak membuat destinasi wisata tersebut belum diketahui masyarakat luas.

Lokasi air terjun yang berada di dalam kawasan hutan lindung dan kawasan hutan produksi terbatas di Kuansing, membuat Kesatuan Pemangku Hutan Lindung (KPHL) Kuansing Selatan berencana mengamankan kawasan hutan dan air terjun yang berada di tujuh lokasi berbeda.

Untuk menyelamatkan aset wisata Kuansing tersebut, KPHL Kuansing Selatan berencana akan melakukan gotong royong membuka akses jalan menuju air terjun dan menjaga kelestarian hutan didaerah tersebut, supaya tidak dirusak oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Dari tujuh air terjun yang ditemukan, tiga diantaranya berada di HPT Sumpu Kecamatan Hulu Kuantan yang saat ini telah wilayah hutannya telah dirusak dan diganti dengan tanaman sawit namun sebagian wilayah masiha ada yang belum tersentuh oleh tangan manusia. Lokasi tiga air terjun dikawasan HPT ini berjarak lebih kurang 2 kilometer dari desa Sumpu.

Kemudian KPHL Kuansing Selatan juga menemukan air terjun Batangoghan di Desa Lubuk Ambacang yang kawasannya berada dihutan lindung. Dan air terjun selanjutnya berada di desa Sungai Kelelawar Hulu Kuantan berjarak sekitar dua kilo dari desa tersebut dengan nama air terjun Sungai Kandi.

"Ada satu lagi air terjun kabarnya tidak jauh dari air terjun Guruh Gemurai, kita juga akan kesana nanti melihat langsung,"ujar pengurus KPHL Kuansing Selatan kemarin.

Lokasi air terjun yang ditemukan ini begitu indah dan bisa menjadi objek wisata masyarakat. Lokasi wisata ini juga akan dijaga, rencananya kedepan akan dilakukan goro dan camping di kawasan air terjun ini," ujarnya.

Lokasi air terjun terakhir yang akan didatangi terletak di Desa Pantai Lubuk Ramo. Lokasi air terjun ini berjarak kurang lebih 3 km dari Desa Pantai dan berbatasan dengan Timpe. KPHL sendiri dibentuk agar hutan dapat terkelola dengan baik dan terwujudnya kelestarian fungsi dan manfaat hutan baik dari segi aspek ekonomi, ekologi dan sosial. Selain itu juga untuk menjaga hutan lindung, hutan produksi terbatas dan suaka margawa satwa agar tidak dirusak oleh oknum yang tidak bertanggungjawab sehingga hutan yang ada tetap bisa dipertahankan dan dilestarikan.




R24/dev/zar

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru