riau24 Soal Hutang Eskalasi Dibayarkan Pemprov, DPRD Riau Sudah Pastikan Gunakan Hak Angket | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Soal Hutang Eskalasi Dibayarkan Pemprov, DPRD Riau Sudah Pastikan Gunakan Hak Angket

2
Berita Riau -  Soal Hutang Eskalasi Dibayarkan Pemprov, DPRD Riau Sudah Pastikan Gunakan Hak Angket
 
Pekanbaru, Riau24.com - Galang kekompakkan untuk pertanyakan halnya keberanian Pemprov Riau membayarkan hutang eskalasi ini pada kontraktor. DPRD Riau saat sekarang telah memastikan tetap melanjutkan wacana hak angket.
 
"Wacana hak angket soal hutang eskalasi dibayarkan Pemprov itu tidak ada masalah. Sekarang ada 15 orang anggota DPRD Riau ini yang sudah menyatakan diri turut serta sepakat, dan bahkan sudah membubuh tanda tangan. Jumlah ini melebihi persyaratan," ujarnya.
 
Demikian disampaikan Asri Auzar salah seorang dari penggagasnya hak angket tersebut. Dikatakanya untuk hak angket tersebut, dipasti tetap dilaksanakan. Artinya, terus bergulir wacana penggunaan hak angket DPRD Riau, kepada pihak Pemprov yang bayarkan eskalasi.
 
Sekretaris Komisi D DPRD Riau ini mengatakan, nantinya mejadi pertanyaan dalam hak angket itu, prosedur dimasukannya hutang eskalasi dalam APBD Perubahan 2015, "Sebab kita dari DPRD ini, sama sekali tidak pernah setujui mengganggarkan ini," sebutnya. 
 
Politisi Demokrat ini mengatakan, sebagai tindak lanjut hasil setelah pertemuan pimpinan DPRD Riau dengan Plt Sekdaprov, beberapa hari lalu. Maka, disikapi anggota DPRD mengadakan rapat secara internal. Tentunya rapat berkaitan masalah dibayarkan eskalasi itu.
 
Kesempatan itu Asri Auzar sebut, beberapa waktu lalu, dari Komisi D DPRD Riau sudah meminta ke Plt Sekdaprov terkait nama yang diduga memberikan persetujuan
dibayarkan hutang eskalasi pada kontraktor. Karena disebut sudah ada persetujuannya DPRD Riau.
 
"Komisi D DPRD Riau sudah ada meminta pada Plt Sekdaprov bisa tunjukkan nama orang yang telah memberikan persetujuan eskalasi tersebut. Dari pada ini, kita saling tuding-menuding, dan terus saja berpolemik. Tapi hingga disaat ini belum ada jawaban," ungkapnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Santi
Kamis, 24 Maret 2016 07:33 wib
Jangan ribut-ribut. Ntar kayak kasus PON
Doni
Rabu, 23 Maret 2016 20:53 wib
Tak kebagian jatah kale.. cb kl dpt fee.. diem aj semua
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru