riau24 Megawati Tolak Sumbangan Ahok | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Megawati Tolak Sumbangan Ahok

1
Berita Riau -  Megawati Tolak Sumbangan Ahok

Jakarta, Riau24.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDIP), Megawati Sukarnoputri, melakukan lelang buku yang berjudul Megawati dalam Catatan Wartawan: Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat di gedung Arsip Nasional, Jakarta, pada Rabu malam, 23 Maret 2016. Buku itu adalah kumpulan catatan yang ditulis 22 jurnalis.

Buku yang dilelang berukuran besar dan ditawarkan kepada para tamu undangan yang merupakan para tokoh nasional, menteri, anggota DPR, dan kepala daerah. Lelang ini dilakukan untuk mengumpulkan biaya pencetakan buku itu jilid berikutnya.

"Buku ini saya lelang dua miliar (rupiah),” kata Mega dalam acara peluncuran buku itu.

Penawaran Mega tidak mendapat sambutan dari para tamu. Mega kemudian mengusulkan pembelian buku dilakukan secara gotong-royong sesuai semangat PDIP.

Presiden kelima Republik Indonesia itu kemudian menunjuk satu per satu tamu yang datang untuk menyumbang. Megawati kali pertama menunjuk mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Hendro Priyono. Dia segera merespons dan menyatakan menyumbang seratus juta rupiah.

Sutiyoso, Kepala BIN, tak mau kalah dengan seniornya. "Mantan Kepala BIN sumbang seratus juta. Saya yang menjabat sekarang lebih sedikit, saya sumbang Rp125 juta," katanya.

Selanjutnya Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menyatakan menyumbang Rp100 juta. Disusul Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, dengan jumlah sama. Menteri Koordinator PMK, Puan Maharani, menyumbang dengan jumlah sama setelah Megawati memintanya.

Tak ketinggalan Wakil Kepala Polri, Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan, ikut menyumbang Rp100 juta. "Ini bukan gratifiksi. Ini sumbangan dari sepuluh anggota kepolisian yang hadir," ujarnya.

Sumbangan juga datang dari Menteri Koperasi dan UMKM Agung Gede Ngurah Puspayoga, Dewan Pertimbangan Presiden Sudarto Danusubroto sebesar Rp 50 juta, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf sebesar Rp 50 juta, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi Rp 25 juta, pengusaha nasional Mooryati Soedibyo dan anaknya masing-masing Rp 100 juta. Lalu Subagyo Rp 50 juta, Kepala Staf Presiden Teten Masduki Rp 50 juta, dan lain-lain. Total uang terkumpul pada malam itu sebanyak Rp 2,275 miliar.

Hanya sumbangan dari mantan Wakil Presiden, Boediyono, yang tidak diketahui jumlahnya. "Saya ini mantan Menteri Keuangan. Pasti agak pelit. Saya akan menyumbang, tapi tidak disebutkan jumlahnya di sini," katanya, disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Namun, Mega sempat menolak saat Ahok akan diminta sumbangan. "Enggak, enggak, Ahok enggak ikutan," ujar Mega, sambil melambaikan tangan.


R24/dev/viv 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 17:41 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !!
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru