riau24 Jalan Kaki Sambil Bermain Ponsel Diusulkan Kena Denda | Berita Riau
Jumat, 09 Desember 2016

Jalan Kaki Sambil Bermain Ponsel Diusulkan Kena Denda

0
Berita Riau -  Jalan Kaki Sambil Bermain Ponsel Diusulkan Kena Denda
 
New Jersey, Riau24.com - Bagi Anda pemakai ponsel yang sering sibuk saat berjalan kaki, sebaiknya mulai waspada. Di New Jersey, Amerika Serikat, sedang digodok aturan denda bagi mereka yang bermain dengan ponselnya saat menyeberang atau berjalan. Kok didenda?
 
Aturan ini diusulkan oleh Assemblywoman Pamela R. Lampitt (D., Camden). Mereka menyampaikan bahwa berjalan kaki di trotoar dan jalan sambil mengetik teks atau mengirim pesan berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain. Ancaman dendanya US$ 50 dan kemungkinan penjara 15 hari.
 
Jika usulan ini disetujui, maka para 'petextrians', julukan bagi pejalan kaki yang suka berkirim pesan sambil berjalan kaki, akan mendapat hukuman yang sama dengan para penyeberang jalan yang sembrono di New Jersey atau disebut dengan istilah jaywalkers.
 
"Saya melihatnya setiap hari," kata Lampitt seperti dikutip dari NJ.com. "Mungkin setelah ini mereka bakal berpikir dua kali soal itu," imbuhnya.
 
Dalam laporan yang dirilis tahun 2015 oleh Governors Highway Safety Association, terjadi peningkatan kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki. Salah satu pemicu yang disalahkan adalah bermain-main dengan ponsel sambil berjalan. 
 
Disebutkan dalam laporan, sejak tahun 2009, di AS telah terjadi peningkatan kecelakaan sebanyak 15 persen. Hampir dua juta pejalan kaki cedera karena berkaitan dengan penggunaan ponsel.
 
Studi lain dari Safe Kids Worldwide, sebuah organisasi nonprofit yang berbasis di Washington, menyebutkan bahwa 40 persen pelajar mengaku pernah menjadi korban tabrakan oleh mobil, motor atau sepeda saat berjalan. Dari 1.000 anak remaja yang disurvei, 47 persen di antaranya menjadi korban kecelakaan saat mendengarkan musik, 20 persen saat berjalan sambil menelepon, 18 persen sambil berkirim pesan.
 
Para peneliti menyebut, pejalan kaki yang terganggu konsentrasinya, lebih berpeluang untuk tidak menggubris lampu lalu lintas atau tak bisa melihat kanan kiri saat berjalan. 
 
Aturan ini baru saja diajukan ke para wakil rakyat di New Jersey. Lampitt belum bisa memastikan apakah bakal disetujui atau tidak oleh para legislator. Yang jelas, dia yakin, perjuangannya tidak akan mudah.
 
R24/rul/njc
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam