riau24 Kelompok Peladang Tandikat Meminta Hak 150 Hektar Pada PT SRS | Berita Riau
Selasa, 22 Mei 2018

Kelompok Peladang Tandikat Meminta Hak 150 Hektar Pada PT SRS

3
Berita Riau -  Kelompok Peladang Tandikat Meminta Hak 150 Hektar Pada PT SRS

Rohul, Riau24.com - Kelompok Peladang Tandikat desa Cipang Kiri Hilir kecamatan Rokan IV Koto kabupaten Rokan Hulu (Rohul) meminta haknya kepada manajemen PT Sawit Rokan Semesta (SRS) seluas 150 Hektar sesuai dengan kesepakatan perusahaan dengan masyarakat setempat.

“Kami menuntut apa yang telah disepakati sebelumnya kepada perusahaan. Sebagai masyarakat tempatan kami juga ingin menikmati hasilnya,” kata Marwan, Senin (28/3/2016).

Dikatakannya, pada 2010 lalu, antara perusahaan dan masyarakat telah membuat MoU atau kesepakatan. Dimana dalam kesepakatan tersebut akan membuka kebun Kelapa Sawit pola Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) dengan bagi hasil 70/30.‎

Dan Khusus di Pasal 8 Perjanjian itu, menerangkan hak-hak masyarakat baik yang memiliki bukti sah atau tidak yang pernah dikuasai masyarakat itu di ingklapkan atau dilakukan kerja sama antara pemilik lahan dengan perusahaan untuk mengelola lahan tersebut.

“Khusus pada pasal 8 dalam perjanjian itu, lahan yang pernah dikuasai masyarakat akan di ingklapkan atau dilakukan negoisasi antara pemilik lahan dengan perusahaan,” ungkapnya.

Namun saat ini permasalahan muncul, sebab hak masyarakat atas lahannya tidak bisa direalisasikan oleh perusahaan, karena manajeman SRS memberikan syarat kepada masyarakat. Kalau mau direalisasikan lahannya harus terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dari Datuk Rum dan Datuk Bosa.

“Kami sudah berulangkali mengajukannya kepada Datuk Rum dan Datuk Bosa, namun jawabannya hanya hanya mengiyakannya saja tanpa memberikan rekomendasi,” beber Marwan mengenai penyebab masalahnya.

Marwan bingung kepada kedua Tokoh adat yang di tuakan didesanya itu tidak mau memberikan rekomendasi, padahal diakuinya untuk ganti rugi di kampung tengah desa Sei Sikijang kedua datuk itu memberikan izin rekomendasi.

“Ini seperti ada pilih kasih, kami hanya minta apa yang menjadi hak kami,” harapnya.

Dalam waktu dekat, sambung Marwan Kasus ini akan dilaporkannya kepada pihak kecamatan bahkan kalau perlu sampai ketingkat kabupaten. Karena dirinya bersama 70 warga pemilik lahan lainnya sudah bosan menunggu kepastian dari Tokoh Adat dan manajemen Perusahaan PT SRS.‎


R24/dev/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Melliana
Kamis, 29 Maret 2018 07:26 wib
Mainkan poker online kami sekarang juga dan dapatkan FreeChips nya setiap hari kami tunggu kedatangan nya ya,daftarkan diri anda sekarang juga dan masih banyak promo-promo dan game menarik lainnya hanya di Fifapoker Untuk Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di : BBM : 7B3130BF whatsapp : +6281326993756 wechat : ID303 line : cs.ID303
Nelivera
Kamis, 01 Februari 2018 03:28 wib
PROMO ANGPAO 150.000 IMLEK 2018 BOLAVITA............... Segera Dapatkan Bonus Freechips Menarik Dari Kami Agen BOLAVITA Dalam Merayakan Hari Raya Imlek 2018!! Angpao 1 Bonus Angpao 30.000 Angpao 2 Bonus Angpao 60.000 Angpao 3 Bonus Angpao 90.000 Angpao 4 Bonus Angpao 120.000 Angpao 5 Bonus Angpao 150.000 whatsup : 6281377055002 BBM: D1A1E6DF , 7B51876A D8C363CA , BOLAVITA (NEW) Ayo Buruan Jangan sampai ketinggalan Promo hanya berlaku di Bulan februari ini dan hanya berlaku Untuk 100 me
Neneng
Senin, 28 Maret 2016 16:44 wib
perhatikan aspirasi masyarakat pak
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru