riau24 Banyak Aset Daerah yang Tak Hasilkan Retribusi | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Banyak Aset Daerah yang Tak Hasilkan Retribusi

1
Gedung Dispenda Riau di Jalan Jend. Sudirman Pekanbaru
Berita Riau -  Banyak Aset Daerah yang Tak Hasilkan Retribusi
Pekanbaru-Riau24.com-Potensi pendapatan daerah Provinsi Riau yang bersumber dari biaya penyewaan aset ternyata sudah lama tidak menambah penghasilan bagi daerah, baik aset yang bergerak maupun tidak.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Riau , SF. Haryanto mencontohkan, di instansi yang pernah dipimpinnya yang kemudian melebur menjadi Bina Marga tidak lagi mencapai target pendapatan retribusi bagi daerah. Seperti potensi pendapatan dari penyewaan alat berat yang jumlahnya tidak sedikit tapi tak satupun bisa ditarik retribusinya.

"Pertanyaannya kenapa alat berat tidak lagi dipungut retribusinya. Katanya alat rusak, apa benar. Kalau rusak cek ke lapangan, ada tidak alat berat di sana. Sewa alat berat per unit Rp 30 juta. Kantin serta ATM di sana juga tak disetorkan. Padahal selama ini dibayar," kata SF. Haryanto.

Persoalan lain yang juga menjadi perhatiannya yakni ratusan rumah dinas yang terus ditempati tapi tidak pernah dibayarkan sewanya oleh penghuni. Pada hal, ratusan rumah dinas tersebut jika ditarik sewanya akan mampu menambah pendapatan daerah dari sisi retribusi.

Selain itu, pemanfaatan Gelanggang Olah Raga (GOR) yang acap digunakan untuk pertandingan, sport Center di Rumbai, termasuk aula Gedung Dharma Wanita yang sering dipergunakan untuk acara atau resepsi pernikahan.

"Begitu juga dengan GOR. Stadion kita juga banyak. Di BPAKD sendiri target di RPJMD sebesar Rp 5 miliar untuk uang setoran, sementara yang didapat entah 50-100 juta. Inikan masih jauh. Begitu juga di Dispora target Rp 4 miliar juga tak terkejar. Di Perikanan juga begitu, meski ada jual benih ikan," papar Yanto.

Dalam rangka meningkatkan penerimaan di bidang retribusi, SF Haryanto menggagas pembentukan tim evaluasi pendapatan daerah.  Salah satu fungsinya untuk menertibkan dan mengoptimalisasi penerimaan retribusi atas aset-aset yang dimiliki pemerintah provinsi.


Diakui Yanto, gagasan pembentukan tim evaluasi pendapatan daerah ini sudah dilaporkan ke Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. Nantinya, tim ini beranggotakan lintas instansi seperti Inspektorat, Satpol PP serta Dispenda Riau.

"Saya telah melaporkan kepada (Plt) Gubernur, dalam upaya meningkatkan penerimaan di bidang retribusi perlu dibentuk tim evaluasi pendapatan daerah. Salah satu fungsinya untuk menertibkan penerimaan aset-aset yang ada," katanya, Jumat (11/9/2015). R24/mrd
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Robi
Sabtu, 12 September 2015 01:13 wib
Plt cacat buat malu riau!!!!
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru