riau24 Tuntut Hak, Buruh PT Wira Beton Mix ini Demo Disnaker Pekanbaru Minta Ketegasan | Berita Riau
Senin, 21 Mei 2018

Tuntut Hak, Buruh PT Wira Beton Mix ini Demo Disnaker Pekanbaru Minta Ketegasan

5
Berita Riau -  Tuntut Hak, Buruh PT Wira Beton Mix ini Demo Disnaker Pekanbaru Minta Ketegasan
 
Pekanbaru, Riau24.com - Kendati dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru, sejak Oktober 2015. Namun, dalam hal penanganan kasus buruh dari PT Wira Beton Mix (WBM) tidak ada kejelasan. Maka berlanjut dengan aksi demo di instansi Disnaker.
 
Kedatanganya massa aksi buruh yang tergabung didalam Federasi Serikat Pekerja Indonesia (SPIN) ini menuntut ketegasannya pihak Disnaker Pekanbaru, menangani permasalahan, sudah dilaporkan tersebut. Bahkan, aksi massa ini dipimpin oleh Ketua DPD F SPIN Riau, Masri Subayang.
 
"Kita melakukan aksi demo pada instansi Disnaker Kota Pekanbaru ini, dikarena tidak ada ketegasan terhadap perusahaan nakal. Yang seperti halnya dilakukan PT WBM kepada buruh ini dengan tindakan semena-mena. Kasus ini, dilapor sejak Oktober 2015. Tapi ini tidak ada hasil," terangnya.
 
Hal ini disampaikan Korlap massa buruh dari PT WBM, Senin (28/3) disela-sela orasinya. Maka, sebut Satriadi, dengan tidak adanya hal kejelasan dan ketegasan tersebut dari Disnaker terhadap manjemen perusahaan. Dengan terpaksa ini, dilakukanlah aksi demo menuntut ketegasanya Disnaker.
 
Memang katanya, Disnaker telah melakukan mediasi dengan hasil diterbitkannya anjuran pada pihak perusahaan agar membayar hak-hak bagi buruh. Tetapi, kenyataan itu tidak dilaksanakan perusahaan PT WBM. "Maka, kita minta pihak Disnaker bersikap atas perbuatan tersebut," pintanya.
 
Selang melakukan orasi di depan Kantor Disnaker Kota Pekanbaru ini, kedatanganya puluhan massa aksi disambut oleh Kepala Bidang (Kabid) Pengawas Amprial, serta Kabid Hubinsyaker Neil Wati, dan PPNS. Maka, dilanjutkan dengan pertemuan tersebut diruang rapat di Kantor Disnaker. 
 
Usai pertemuan itu, disampaikan Masri Subayang, bahwa Disnaker Kota Pekanbaru melalui tim yang memperundingkan tersebut telah berjanji menuntaskan masalah ini dengan segera. "Tadi itu dijanjikan dalam sepekan dituntaskan. Tapi, ini belum bisa diyakini ketegasan Disnaker," ujarnya.
 
Sebab ujar Masri, sebagai contoh dalam penanganan kasus selama ini, tidak kunjung tuntas maksimal dilakukan instansi terkait. Dimana ada kasus PT Mitra Beton, dalam kasus ini diketahui sudah sampai di penyidik, tetapi keputusan dari PPNS ditangani Julnaidi tersebut bisa dimentahkan lagi.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Melliana
Kamis, 29 Maret 2018 07:25 wib
Mainkan poker online kami sekarang juga dan dapatkan FreeChips nya setiap hari kami tunggu kedatangan nya ya,daftarkan diri anda sekarang juga dan masih banyak promo-promo dan game menarik lainnya hanya di Fifapoker Untuk Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di : BBM : 7B3130BF whatsapp : +6281326993756 wechat : ID303 line : cs.ID303
Lila
Senin, 28 Maret 2016 17:26 wib
setuju
Andi
Senin, 28 Maret 2016 17:16 wib
Lemah pengawasan disnaker dan di hubinsyaker juga demikiannnnn. Lebih perlu pengusaha. Duitnya banyak
Subayang
Senin, 28 Maret 2016 17:13 wib
Berul tu bos. Disnaker itu banyak oknum lebih berpihak pengusaha. Karena pengusaha banyak duitttttt
Nama :
Komentar :
     
Loading...

Berita News24xx

loading...

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru