riau24 Pembunuhan Sadis Dengan Motif Uang Terjadi di Kepenuhan Hulu | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Pembunuhan Sadis Dengan Motif Uang Terjadi di Kepenuhan Hulu

0
Berita Riau -  Pembunuhan Sadis Dengan Motif Uang Terjadi di Kepenuhan Hulu

Rohul, Riau24.com - Polres Rokan Hulu (Rohul) dan Kejaksaan Negeri Pasirpengaraian menggelar 36 reka adegan (rekonstruksi) kasus pembunuhan sadis terhadap korban Yefiaro Nduru yang terjadi di Simpang Surau Munai kecamatan Kepenuhan Hulu beberapa waktu lalu, yang diperankan kedua tersangka dari tiga pelaku pembunuhan, Senin (28/3/2016).

Kedua tersangka atas nama Frans Gulo dan Fatinudi Halawa. Namun untuk aktor atau otak pelaku utama pembunuhan yang bernama Patasia Lembu saat ini masih dalam pengejaran petugas. Dan tersangka ini sudah menyandang status DPO Polres Rohul.

Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono melalui Kasat Reskrim AKP M.Wirawan Novianto mengatakan, rekontruksi dilakukan di dua TKP yaitu pertama di Simpang Kumu Desa Rambah dan rekonstruksi kedua di Simpang Surau Munai kecamatan Kepenuhan Hulu.

" Adegan yang diperankan oleh kedua tersangka sebanyak 36 adegan, namun berdasarkan dari BAP yang dilakukan oleh penyidik Reskrim sedikit berbeda dari rekontruksi," ucapnya.

Menurut AKP M.Wirawan dari rekontruksi tersebut ada ada beberapa adegan yang diperankan oleh kedua tersangka, namun tidak mengurangi dari BAP yang telah dilakukan.

" Jumlah tusukan ketiga pelaku dari dua tersangka sebanyak 18 tusukan, tujuh dibagian dada depan dan sisanya dibagian punggung belakang .Dalam kasus ini kedua tersangka terancam hukuman 20 tahun kurungan atau maksimal hukuman mati atas pembunuhan berencana dengan menghilangkan nyawa manusia," ujarnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kajari Pasir Pengaraian, Juan mengatakan dari hasil rekontruksi yang dilakukan di TKP terlihat bahwa pembunuhan tersebut sudah direncanakan sebelumnya, sehingga untuk tuntutan nantinya akan dilaksanakan dipengadilan sesuai dari perbuatannya.

" Hasil rekontruksi yang dilakukan oleh kedua tersangka pembunuhan tersebut sangat sadis. Sehingga besar kemungkinan kedua tersangka dikenai ancaman hukuman mati," pungkasnya.‎


R24/dev/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru