riau24 Massa Aksi AMUK - GEMPUR Demo Soal PT RAPP di DPRD Riau | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Massa Aksi AMUK - GEMPUR Demo Soal PT RAPP di DPRD Riau

0
Berita Riau -  Massa Aksi AMUK - GEMPUR Demo Soal PT RAPP di DPRD Riau
Pekanbaru, Riau24.com - Massa aksi yang tergabung dalam AMUK - GEMPUR berdemontrasi tentang keberadaan PT RAPP. Demo yang berlangsung di Kantor DPRD Riau Kamis (31/3), dikawal aparat kepolisian.
 
Massa aksi tersebut melakukan orasi, dengan meneriakkan yel-yel, yang intinya  meminta kepada pemerintah untuk dapat bersikap tegas terhadap perusahaan tersebut.
"Kami ingin pemerintah bisa bersikap tegas pada PT RAPP," teriak Korlap Ahmad Dhani.
 
Massa aksi yang berjumlah belasan orang ini melakukan orasi di depan pagar Kantor DPRD Riau. Kedatangan massa ini juga membawa poster-poster bertuliskan hujatan-hujatan kepada perusahaan. Massa ini menuntut agar PT RAPP segera meretorasi daerah lahan gambut di konsensi itu.
 
"Kami meminta pada pemerintah pusat melalui pemerintah Provinsi dan DPRD Riau agar menghentikan sementara izin operasional untuk HTI di kawasan gambut. Kami juga menuntut agar PT RAPP mengembalikan areal gambut yang ada termasuk zona merah kepada negara ini," teriak Ahmad.
 
Massa aksi ini juga melakukan pemotongan seekor ayam di pintu masuk kantor DPRD Riau. Pemotongan hewan ternak ini menandakan bukti lemahnya pemerintah pada pihak perusahaan yang berduit. Selang lama berorasi, akhirnya massa masuk ruangan dan disambut sejumlah Anggota DPRD Riau.
"Kami massa aksi bersedia masuk ruangan namun apa yang disampaikan kami harap dapat untuk ditindaklanjuti segera. Karena kami butuh kepastian," kata Ahmad.

Hingga berita ini dinaikkan, pertemuan dengan dua pihak tersebut masih berlangsung.
 
R24/rul 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru