riau24 Diperkosa Tetangga, Remaja Putri Bakar Diri | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Internasional

Diperkosa Tetangga, Remaja Putri Bakar Diri

1
Remaja putri di India bakar diri setelah diperkosa tetangganya
Berita Riau -  Diperkosa Tetangga, Remaja Putri Bakar Diri

Ghaziabad, Riau24.com – Seorang remaja putri berusia 16 tahun di India sedang berjuang untuk tetap hidup akibat tindakannya membakar diri usai diperkosa oleh tetangganya.

Tindakan asusila tersebut terjadi ketika korban sedang sendirian di rumahnya. Kemudian pelaku yang bernama Bablu datang, menarik korban masuk ke kamarnya, dan mengunci pintu.

“Bablu masuk ke rumah, mengunci putri saya di kamar, dan melakukan hal-hal yang salah kepada putri saya di kamar itu,” ucap ayah korban menceritakan ulang kesaksian putrinya kepada polisi, seperti dilansir Mirror, Sabtu (2/4/16).

Depresi dan putus asa usai mendapat siksaan seksual tersebut, korban langsung membasahi diri dengan minyak tanah dan menyulutkan korek api di badannya.

Polisi yakin alasan pelaku memerkosa korban karena keluarga korban merupakan golongan kasta rendah, yang menurut kepercayaan masyarakat Hindu India adalah orang-orang hina yang tidak dipandang.

“Kami semua sedang pergi kerja saat itu. Kakak laki-lakinya datang dan mendapati ada yang aneh. Ternyata ada si Bablu ini di kamar. Dia berusaha kabur dengan melempar sesuatu ke putra saya. Pelaku juga menampar dan mengancam akan membunuh dia (kalau melaporkan kejadian tersebut),” sambungnya.

Meski nyawanya tertolong, pemudi itu menderita luka bakar serius akibat upayanya membakar diri. Korban kini masih menerima perawatan intensif di Rumah Sakit Sudarshan, Ghaziabad, India.

Sementara pelaku yang berusia 22 tahun sudah ditahan di kantor polisi dan dijatuhi hukuman atas tindakan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Vonis itu belum final karena polisi masih mencari pasal lain untuk dijatuhkan kepadanya.

Tidak terima dengan hukuman yang dijatuhkan kepada pelaku, keluarganya mengancam dan menawarkan sejumlah kompensasi kepada keluarga korban agar menutup kasus tersebut. Mereka yakin mampu menyuap keluarga korban dengan alasan keluarga korban merupakan keluarga golongan kasta rendah.

“Kami telah diancam dan ditawari beberapa kompensasi oleh mereka. Kami mungkin tidak sekuat mereka, tetapi putri kami saat ini sedang berjuang untuk hidupnya di sini. Apakah mereka berpikir kompensasi yang mereka tawarkan bernilai untuk hidup putri kami?” jelas ibu korban saat diwawancarai media lokal di Rumah Sakit Ghaziabad, India.


R24/dev/oke 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Kamis, 14 Desember 2017 12:50 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru