riau24 Syuib: Sama Sekali Tidak Ada Tujuan Untuk Menyebarkan Ajaran-Ajaran Sesat Di Sini | Berita Riau
Minggu, 04 Desember 2016

Syuib: Sama Sekali Tidak Ada Tujuan Untuk Menyebarkan Ajaran-Ajaran Sesat Di Sini

3
Berita Riau -  Syuib: Sama Sekali Tidak Ada Tujuan Untuk Menyebarkan Ajaran-Ajaran Sesat Di Sini
Pekanbaru, Riau24.com- Sekitar 50an massa Front Pembela Islam (FPI) malam lalu menyerbu gedung Pusat Kegiatan (Pusgit) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang berada di Jalan Melayu, Kecamatan Sidomulyo Timur, Pekanbaru. Puluhan massa ormas tersebut hendak membubarkan diskusi yang rencananya akan digelar di tempat tersebut. Kecurigaan mereka dikarenakan mereka mencium adanya keberadaan salah satu ustadz yang bermadzhab Syiah. Karena hal tersebut, puluhan orang mengamuk dan membuat keributan serta kerusakan disana.
 
Pengurus HMI Cabang Pekanbaru memberikan klarifikasi atas kerusuhan yang terjadi tersebut. Mereka mengatakan bahwa tak ada satupun kegiatan yang diadakan yang bertujuan untuk menyebarkan ajaran sesat.
 
Massa FPI mengira diskusi yang diadakan oleh Jaringan Aktivis Filsafat Islam (Jakfi) Pekanbaru dengan HMI serta Kelompok Diskusi Batas Arus Pekanbaru hendak menyebarkan ajaran sekte yang dilarang bagi mereka.
 
Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Syuib mengatakan, apa yang terjadi Jumat (1/4/2016) malam lalu merupakan kesalahpahaman yang terjadi antara massa FPI dan anggota HMI yang hendak mengadakan diskusi di gedung tersebut.
 
"Diskusi kemarin malam hanya membahas peran dan posisi perempuan dalam konteks ke-Indonesiaan. Sama sekali tak ada tujuan untuk menyebarkan ajaran-ajaran sesat di sini. Yang terjadi adalah kesalahpahaman sehingga menimbulkan persinggungan antara HMI dan massa dari FPI," ujar Syuib, Sabtu (2/4/2016).
 
Syuib bisa menjamin bahwa HMI sama sekali tidak memiliki singgungan apapun dengan kepentingan kelompok aliran manapun. "Tujuannya kita hanya berdiskusi saja. Jika posisi atau latar belakang narasumber itu tidak sesuai dengan apa yang ada pada harapan kita, ya itu memang di luar sepengetahuan kami. Yang jelas kita hanya hendak membuat diskusi yang tujuannya untuk membuka cakrawala pengetahuan bagi kita semua," ujarnya.
 
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Riau ini meminta maaf jika ada kesalahpahaman yang terjadi antara HMI dengan FPI maupun masyarakat. "Kita meminta maaf jika atas hal ini terjadi kesalahpahaman. Namun saya tegaskan jika di luar ada anggapan-anggapan bahwa HMI memihak salah satu sekte dan berusaha membuat konflik antara sekte-sekte aliran tersebut, saya katakan itu tidak ada," tegasnya
 
Penyerbuan massa FPI tersebut juga berhasil melakukan penculikan dan penyekapan terhadap ustadz yang diduga bermadzhab Syiah. Dalam upaya penculikan tersebut, seorang ustadz tersebut sempat dipukuli, dicaci maki bahkan diludahi oleh massa dari FPI.
 
Massa FPI melakukan penahanan terhadap seorang ulama tersebut selama satu malam dengan melakukan interogasi tentang aqidah kepercayaannya. Lalu kemudian, pagi harinya massa FPI memaksa ulama tersebut untuk pulang ke tempat asalnya yang berada di Yogyakarta.
 
Akhirnya pada Sabtu pagi pukul 7.30 wib, ulama tersebut terpaksa dipulangkan dengan menggunakan pesawat Citilink menuju Yogyakarta.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Mumun
Sabtu, 02 April 2016 19:47 wib
hajar pak
Dul
Sabtu, 02 April 2016 19:46 wib
mau d mna la negara ni, main hakim sndiri ja
Nesi
Sabtu, 02 April 2016 19:45 wib
apa la yg dis diskusinkan ni
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam