riau24 Gara-gara Knalpot Cempreng, Remaja Bekasi Tewas Dikeroyok | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Peristiwa

Gara-gara Knalpot Cempreng, Remaja Bekasi Tewas Dikeroyok

1
Ilustrasi
Berita Riau -  Gara-gara Knalpot Cempreng, Remaja Bekasi Tewas Dikeroyok

Bekasi, Riau24.com - Dua remaja menjadi korban pengeroyokan sejumlah pemuda di Bekasi Timur. Belakangan diketahui, pengeroyokan tersebut dipicu dari suara knalpot motor korban yang cempreng.

Aksi pengeroyokan sekelompok pemuda itu dilakukan di Gang Ros RT 08/01, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (3/4) pukul 03.00 WIB. Korban tewas adalah Irfan (20) dan korban selamat Hilman (21).

”Keduanya merupakan warga Jalan Sumba, Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur,” ujar Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Imam Irawan, Senin (4/3/2016). Menurutnya, peristiwa itu bermula saat Hilman melaju dengan motornya seorang diri di tempat pelaku nongkrong.

Karena jengkel dengan suara kanlpot cempreng motor Hilman, para pelaku menghardik Hilman dan melemparnya menggunakan botol air mineral. Hilman mengacuhkan perbuatan para pelaku dan dia melanjutkan perjalanannya.

Iman menjelaskan, Hilman lalu menghampiri rekannya, Irfan yang sudah menunggu di sebuah Gang Ros. Merasa tegurannya diacuhkan, para pelaku yang berjumlah puluhan orang lalu menghampiri keduanya dan melakukan pengeroyokan. (Baca: Kalah Taruan Bola, Suami Bacok Istri Hingga Sekarat)

Kedua korban luka parah setelah ada beberapa pelaku melakukan pengeroyokan dengan benda tumpul. Melihat kejadian tersebut, warga sekitar kemudian berupaya menolong korban.

Warga kemudian membawa Hilman dan Irfan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi. Sayangnya, Irfan meregang nyawa sekitar pukul 21.00 WIB, setelah mendapatkan perawatan medis.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, Iptu Kasran menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Menurut dia, pihaknya telah mengantongi identitas dan ciri – ciri pelaku. ”Pelaku masih dalam pengejaran, kami sudah mengetahui tempat mereka biasa berkumpul,” tambahnya. 

Apabila tertangkap pelaku bakal dijerat Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban tewas dengan hukuman penjara di atas lima tahun. ”Saat ini kasus ini masih dalam pengembangan, dan beberapa saksi masih kami minta keteranganya,” tukasnya.


R24/dev/sin 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 17 November 2017 18:16 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/XEgqzEP.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru