riau24 Masyarakat Tanyakan Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan Lubuk Jambi | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Masyarakat Tanyakan Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan Lubuk Jambi

0
Berita Riau -  Masyarakat Tanyakan Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan Lubuk Jambi

Kuansing, Riau24.com – Rencana pembangunan jembatan Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi yang sudah berdiri sejak tahun 80-an, dikarenakan kondisi saat ini yang mulai bergoyang bila dilintasi bersamaan dengan mobil truk fuso, sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat pengguna jembatan tersebut.

Padahal rencana pembangunan jembatan baru telah dimulai sejak 2008 silam, dan bahkan kerangka jembatan telah dibuat sekitar tahun 2012 lalu, namun kemudian dijadikan pembangunan jembatan Japura Kabupaten Inderagiri Hulu.

Dari berbagai sumber yang berhasil dirangkum di lapangan, pembangunan jembatan Lubuk Jambi terkendala soal pembebasan lahan yang sampai saat ini belum juga kunjung tuntas, dan bahkan pemprov Riau telah menyiapkan anggaran pembebasan lahan tahun 2015 sebesar Rp. 8,5 miliar

"Rencana pembangunan jembatan Lubuk Jambi bersamaan dengan jembatan Rakit Gadang, tetapi jembatan Lubuk Jambi sampai saat ini belum dibangun," ungkap Iyal warga Lubuk Jambi ketika dihubungi.

Menurutnya, soal pembebasan lahan yang terkena pembangunan jembatan Lubuk Jambi juga telah disepakati (pertemuan dilangsungkan di kantor Camat Kuantan Mudik, dan dimediasi oleh Camat Budi Asrianto bersama Datuk Pucuk " Rajo Suaro " (Samsinar), Ninik Mamak, Kepala Desa, Tokoh masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh pemuda dan pemilik lahan).

Dalam pertemuan tersebut, warga Desa Banjar Padang maupun Desa Seberang pantai sangat menyetujui untuk pembebasan lahan, demi untuk pembangunan jembatan Lubuk Jambi yang telah berusia lebih dari 33 tahun, ujarnya.

Dijelaskannya, saat sekarang ini masyarakat yang berada di sekitar jembatan Lubuk Jambi masih menunggu kapan pembayaran ganti rugi lahan tersebut dibayarkan, karena dikhawatirkan jembatan tersebut runtuh disaat pengguna jembatan sedang ramai.

"Sudah banyak terjadi, jembatan baru dibangun setelah memakan korban jiwa," tukasnya. 


R24/dev/zar 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru