riau24 Meski Ada Pembakaran Lahan, Rohul Masih Zero Hotspot | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Meski Ada Pembakaran Lahan, Rohul Masih Zero Hotspot

0
Sri Hardono
Berita Riau -  Meski Ada Pembakaran Lahan, Rohul Masih Zero Hotspot

Rohul, Riau24.com - Walaupun kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) berulang kali terjadi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), namun hotspot atau titik panas masih zero mulai Januari 2014 hingga awal April 2016.

Karlahut terjadi di sejumlah kecamatan Kabupaten Rohul, seperti kebakaran lahan masyarakat dan perusahaan di Bonai Darussalam, kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi Kecamatan Tandun, dan lainnya.

"Yang namanya hotspot sampai Januari-April (2016) tidak ditemukan (zero), memang yang ada pembakaran lahan ada," ujar Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Rohul, Sri Hardono, ditemui riau24.com di kantornya, Rabu (6/4/16).

Hardono mengakui dalam mengantisipasi Karlahut, Dishutbun Rohul sudah mengirimkan surat edaran ke pengusaha perkebunan, terutama ke perkebunan yang mengelola lahan rawa atau lahan gambut.

Dalam surat edaran ini, Dishutbun Rohul meminta perusahaan yang mengelola lahan rawa atau lahan gambut membuat blocking canal (sekat kanal).

Namun sejauh ini, dua perusahaan di Bonai Darussalam sudah bangun blocking canal, yakni perusahaan hutan tanaman industri PT. BDB, dan perusahaan perkebunan sawit PT. Andika.

"Perusahaan harus menutup kanalnya saat musim kering. Dan saat musim hujan kanal dibuka kembali. Tujuannya agar ada air resapan, dan tidak sebabkan Karlahut," jelasnya.

Hardono mengakui mengantisipasi Karlahut, Dishutbun Rohul juga sudah mengerahkan personilnya, terus melakukan monitor ke kawasan hutan, serta daerah-daerah rawan Karlahut.

Ditanya terkait kebakaran hutan lindung Bukit Suligi sekira 20 hektar di Desa Kumain Kecamatan Tandun, dekat perbatasan Desa Bonca Kusuma Kecamatan Kabun, pihaknya belum tahu persis luas lahan yang terbakar.

Diakuinya, personil Dishutbun Rohul sudah diturunkan untuk melihat langsung, berapa luas kawasan hutan lindung Bukit Suligi yang terbakar.


R24/dev/ags
 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru