riau24 Sejak Januari Hingga Maret 2016, Rupari Catat 26 Kasus Terkait Anak | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Sejak Januari Hingga Maret 2016, Rupari Catat 26 Kasus Terkait Anak

0
Berita Riau -  Sejak Januari Hingga Maret 2016, Rupari Catat 26 Kasus Terkait Anak
Pekanbaru, Riau24.com- Sepanjang tahun 2016 mulai Januari hingga Maret lalu, Rumpun Perempuan dan Anak (Rupari) Riau mencatat 29 laporan kasus yang diterima oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan 26 diantaranya merupakan kasus terkait anak.
 
"Untuk tahun 2016 ini sendiri, sejak awal Januari hingga bulan Maret 2016 ini, sudah ada 29 laporan kasus yang diterima oleh P2TP2A Pekanbaru. Dari 29 kasus yang ada, 26 kasusnya itu kasus anak sedangkan dua sisanya adalah kasus perempuan," ungkap Direktur Rupari, Helda Chasmy.
 
Ia mengatakan, dari 29 kasus tersebut, sebanyak delapan belas kasus sudah diselesaikan. Untuk kasus eksploitasi anak, akan diberikan pembinaan sedangkan kasus pencabulan, akan diberi konseling. Sementara jika masalahnya adalah hak asuh, maka akan dibuat kontrak asuh antara orang tua agar tidak ada pengulangan lagi.
 
Rupari mencatat, pada tahun 2015 lalu ada 98 laporan kasus anak dan perempuan di Riau. Dari total kasus itu, 70 persen laporan kasus tersebut merupakan kasus anak. "Sedangkan sisanya yang tiga puluh persen adalah kasus perempuan yang sebagian besar korban KDRT," urainya.
 
Beberapa waktu lalu, kasus eksploitasi yang dialami oleh SA, bocah yang dipaksa mengemis oleh ibunya terkuak, dan hal ini, kata Helda merupakan pertama kali terjadi di Riau khususnya Pekanbaru.
 
"Di shelter Dinas Sosial Kota Pekanbaru kini terdapat 14 anak jalanan yang sebagian besar merupakan korban eksploitasi dari orang dewasa," pungkasnya.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru