riau24 BMKG Deteksi 22 Titik Panas di Riau, Kota Dumai Diselimuti Asap | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

BMKG Deteksi 22 Titik Panas di Riau, Kota Dumai Diselimuti Asap

0
Ilustrasi
Berita Riau -  BMKG Deteksi 22 Titik Panas di Riau, Kota Dumai Diselimuti Asap

Pekanbaru, Riau24.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi adanya 22 titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di lima kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.

"Berdasarkan pencitraan satelit Terra dan Aqua pukul 05.00 WIB hari ini terpantau 22 titik panas tersebar di Bengkalis, Meranti, Pelalawan, Rokan Hilir dan Siak," kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin di Pekanbaru, Kamis (7/4).

Dia menjelaskan dari lima kabupaten dan kota yang terpantau adanya titik panas, Bengkalis dan Meranti merupakan penyumbang terbanyak dengan masing-masing tujuh dan delapan titik.

Selanjutnya Rokan Hilir dan Pelalawan masing-masing dua titik dan Siak tiga titik. Lebih lanjut, Sugarin mengatakan bahwa dari 22 titik panas yang terpantau, 13 di antaranya dipastikan sebagai titik api atau mengindikasikan kebakaran lahan dan hutan dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen.

"13 titik api terdeteksi enam di Bengkalis, enam di Meranti dan satu titik di Siak," jelasnya dilansir Antara.

Menurut Sugarin, ke enam titik api yang terpantau di Bengkalis berlokasi di Kecamatan Bantan dan Kecamatan Bengkalis. Sementara itu untuk di Meranti terpantau di Rangsang dan Tebing Tinggi serta satu titik terpantau di Kabupaten Siak tepatnya di Kecamatan Siak.

Dikatakan Sugarin, kebakaran lahan yang melanda wilayah Riau bagian timur pesisir seperti Bengkalis, Meranti, Siak dan Rokan Hili telah berdampak pada memburuknya kualitas udara. Sugarin mengatakan pagi ini udara di Kota Dumai terpantau diselimuti kabut asap dengan jarak pandang berkisar 3 Kilometer.

Meski begitu, dia mengatakan secara umum cuaca wilayah Provinsi Riau cerah hingga berawan dengan potensi hujan intensitas ringan hingga sedang. Hujan yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang berpeluang terjadi hampir di seluruh wilayah Riau terutama wilayah Riau bagian barat, tengah, dan selatan pada sore atau malam dini hari.

Sementara untuk wilayah pesisir timur Riau, seperti Bengkalis, Meranti, Siak, Dumai dan Rokan Hilir terpantau masih minim hujan sehingga berpotensi terjadi kebakaran lahan. BMKG sendiri memprediksikan seluruh wilayah Provinsi Riau akan memasuki musim hujan pada pertengahan April 2016 ini.

"Seluruh wilayah Riau diprediskikan masuk musim hujan pada pekan ke dua bulan ini (April)," kata Sugarin.

Analis BMKG Pekanbaru, Ardian Ardithama mengatakan saat ini wilayah Riau bagian Barat, Selatan dan Utara telah memasuki musim hujan. "Hanya wilayah Timur atau bagian pesisir seperti Rokan Hilir, Meranti, Bengkalis dan Dumai yang masih minim curah hujan," jelasnya.

Dia menjelaskan musim hujan itu akan terjadi hingga akhir April 2016. Sementara pada awal Mei diprediksi memasuki musim pancaroba sebelum dipastikan kembali kemarau pada akhir Mei hingga akhir Agustus 2016 mendatang.


R24/dev/uci 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru