riau24 Tien Mastina: Kita Meakui Tingkat Illegal Fishing di Perairan Riau ini Masih Rawan  | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Tien Mastina: Kita Meakui Tingkat Illegal Fishing di Perairan Riau ini Masih Rawan 

0
Berita Riau -  Tien Mastina: Kita Meakui Tingkat Illegal Fishing di Perairan Riau ini Masih Rawan 
 
Pekanbaru, Riau24.com - Tingkat pencurian ikan, atau lebih dikenal dengan Illegal fishing yang diduga dilakukannya nelayan asing masih terjadi, di dua kabupaten perairan di Provinsi Riau. Yakni tepatnya di Kabupaten Bengkalis serta Rokan Hilir.
 
Demikian diungkap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Tien Mastina di Pekanbaru, Jumat (8/4). Ditegaskannya, saat ini aktivitas pencurian ikan diduga dilakukan nelayan asing itu masih terjadi. Dari dua daerah tersebut Bengkalis yang paling rawan.
 
"Dari kedua daerah rawan illegal fishing itu, Kabupaten Bengkalis paling rawan daripada Rokan Hilir. Disebab, berbatasan langsung di Selat Malaka dan Belawan," kata Tien Mastina. Lebih lanjut disebut dia, bahwasa Pemprov Riau akan berkoordinasi menindaknya.
 
Dalam hal ini, dengan pemerintah daerah untuk mengatasi masalah tersebut. Selain itu, dikatakannya mestinya pemerintah daerah juga bekerja sama dengan KPK dalam perbaiki sistem pemberantasanya korupsi pada bidang sumber daya alam (SDA) dari instansi ini.
 
"Kita akan mendata seluruh kapal penangkap ikan yang ada di Riau, karena masih banyak disinyalir itu tidak memiliki izin," tegasnya. Hal tersebut, sebutnya, agar perketat pengawasannya kapal beroperasi di wilayah perairan Provinsi Riau, dan juga terdata nantinya.
 
Kesempatan itu Tien Mastina juga menekankan, sebenarnya dalam penanganan kedua titik perairan ini merupa tugas dari pemerintah pusat. Sebab berada perbatasan, tentunya menjadi tanggungjawab pemerintah pusat melakukan hal pengawasannya masalah ini. 
 
Tapi menurut Tien Mastina, selagi sebagai di daerah memiliki kedua titik perairan tersebut, maka Riau punya tanggungjawab melakukan pengawasan terhadap kegiatanya illegal fishing tersebut. "Kita akan melakukan dengan bekerjasama pihak terkait," ujar Tien Mastina.
 
Selain itu sambungnya, untuk hal kewenangan perizinan penangkap ikan ini akan diambil alih Pemprov Riau. Sehingga, pihak pemerintah kabupaten/kota tidak ada bisa lagi menerbitkan izin seperti dilakukan sebelumnya. Selain itu, pihaknya juga lakukan inventarisasi.
 
Kesempatan itu Tien Mastina juga menyebut, pendataan inventarisir perusahaan perikanan beroperasi di perairan Provinsi Riau tentunya sangat perlu. "Selain itu, Pemprov Riau ini akan mengevaluasi Perda Nomo 8/ 2012 tentang Izin Usaha Perikanan," ujar Tien Mastina.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru