riau24 Cabulin Anak 7 Tahun, Warga Desa Kepenuhan Di Vonis 10 Tahun Penjara | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Cabulin Anak 7 Tahun, Warga Desa Kepenuhan Di Vonis 10 Tahun Penjara

1
Suasana Persidangan
Berita Riau -  Cabulin Anak 7 Tahun, Warga Desa Kepenuhan Di Vonis 10 Tahun Penjara
Rohul, Riau24.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pasirpengaraian Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memvonis 10 tahun dan denda 1 Miliar kepada terdakwa pelaku pencabulan anak dibawah umur di Desa Kepenuhan Timur Kecamatan Kepenuhan.‎

Pelaku pencabulan adalah Hrn (35), warga Desa Kepenuhan Timur dan korban berinisial FU (7) merupakan tetangganya sendiri.

Kronologis awalnya ibu dari korban merasa curiga karena anaknya terus menerus buang air kecil, saat ditanya FU tidak memberikan jawaban dan ibu terus mendesak. Karena desakan ibu akhirnya korban buka mulut dan mengatakan bahwa dia sudah disetubuhi oleh Hrn yang merupakan tetangganya sendiri.

Saat ditanya ibunya sudah berapa kali disetubuhi oleh pelaku, korban mengaku sudah lima kali dan ketikan ditanyakan dimana saja saja dilakukan tindakan tidak senonoh tersebut, korban mengatakan di dalam kamar pelaku sebanyak 4 kali, dan dikamar sebelah satunya atau kamar adik iparnya 1 kali.

Awalnya orang tua korban tidak curiga dengan pelaku pasalnya korban dengan anak pelaku berteman akrab. Ternyata hal ini dimanfaatkan oleh pelaku untuk mencabuli FU yang baru berusia 7 tahun. Mengetahui informasi orang tua korban, menemui Hrn namun pelaku tidak mengaku telah melakukan cabul.‎

Karena tidak mengakui perbuatannya, akhirnya orang tua korban langsung melaporkan ke Polsek Kepenuhan dan keesokan harinya pelaku berhasil diciduk oleh polisi.

Terkait kasus tersebut, jaksa penuntut umum (JPU) tuntut terdakwa 10 tahun, dan pada sidang putusan yang dilaksanakan Kamis sore sekitar pukul 16:30 wib (7/4/16) mejelis hakim vonis terdakwa sesuai tuntutan JPU yaitu 10 tahun dan denda Rp 1 Miliar, Jika tidak mampu membayar denda, diganti dengan kurungan 1 tahun.

Orang tua korban mengatakan cukup puas dengan putusan majelis hakim PN Pasirpengaraian, meski sebelumnya pihak keluarga menginginkan tuntutan 15 tahun, namun karena vonis tidak dikurangi dari tuntutan pihak keluarga cukup puas. Namun jika vonis dibawah 10 tahun, pihak keluarga korban tidak akan terima.‎

Sementara JPU, Cahyo SH mengatakan meski tuntutannya sudah terpenuhi, masih tetap pikir-pikir karena masih ada waktu 7 hari. Sedangkan terdakwa, Hrn setelah mendengar vonis dari majelis hakim, menerima vonis 10 tahun yang dijatuhkan oleh pengadilan.

R24/dev/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Della
Minggu, 10 April 2016 19:06 wib
Knp ga hukum mati aja sih.. Ngerusak hdup anak org aja
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru