riau24 Tragis, Bocah Roni Menderita Kurang Gizi Akibat Ketidakberdayaan Ekonomi Orangtuanya | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Tragis, Bocah Roni Menderita Kurang Gizi Akibat Ketidakberdayaan Ekonomi Orangtuanya

0
Roni
Berita Riau -  Tragis, Bocah Roni Menderita Kurang Gizi Akibat Ketidakberdayaan Ekonomi Orangtuanya

Rohil, Riau24.com - Miris sekali melihat keadaan balita berusia 2 tahun ini. Roni, nama bocah kecil ini menderita kekurangan gizi (malnutrisi) dan saat ini ditangani oleh pihak dari RSUD Protomo Bagansiapiapi. 

Kepala RSUD, dr.Tribuana saat dijumpai Jum'at (7/4/16), diminta keterangan mengakui di RSUD ada pasien yang dirawat secara intensif di ruang Flamboyan kelas III.
Penyakit yang diderita oleh bocah tersebut bukanlah menderita gizi buruk melainkan menderita malnutrisi.

Menurut dr.Tribuana, sebelumnya bocah tersebut sudah pernah dirawat enam bulan lalu dengan riwayat penyakit yang sama yakni kekurangan gizi. Dan pada saat pemeriksaan ronsen, ditemukan juga penyakit TB.

"Kami telah menyarankan kepada orang tua bocah untuk memberi anaknya obat selama enam bulan secara rutin. Namun ternyata Roni hanya diberikan obat secara rutin selama tiga bulan dan tidak dilanjutkan lagi dengan alasan orang tua anak putus obat",

Tribuana juga menambahkan, bocah tersebut juga menderita penyakit batuk-batuk dan mencret.

Menurut keterangan yang diperoleh dari ibu sang bocah malang, Rina warga Kelurahan Bagan Hulu kecamatan mengatakan anaknya berumur 2 tahun dan masuk diruang perawat sejak tiga hari yang lalu.

"Waktu dirumah Roni muntah-muntah kemudian badannya terasa panas takut, karena kami takut bertambah parah langsung kami larikan ke RSUD. Setelah diperiksa oleh dokter spesialis anak, dokter mengatakan Roni penderita kurang gizi dan mengidap penyakit paru-paru" katanya.

Saat ditanya tentang kehidupan ekonomi, Rina bercerita bahwa mereka berasal dari keluarga yang kurang mampu. Sehingga untuk mencukupi gizi Roni pun mereka mengaku sebagai orang tua tidak mampu memberikan yang terbaik. 
Kini bocah penderita kekurangan gizi buruk tersebut sudah tiga hari menginap di RSUD ditemani oleh ibunya, sedangkan ayahnya bekerja melaut menangkap ikan. 

Semoga tidak ada lagi Roni-Roni seperti ini di Rokan Hilir, dan semoga pemerintah daerah khususnya dari Dinas Kesehatan cepat tanggap dengan kejadian seperti ini. Sungguh sangat disayangkan, ditengah masyarakat yang kian maju masih ada kasus kekurangan gizi seperti ini.

R24/dev/yan 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru