riau24 Semakin Maraknya Kasus ILegal Loging di Siak | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Semakin Maraknya Kasus ILegal Loging di Siak

0
Berita Riau -  Semakin Maraknya Kasus ILegal Loging di Siak

Bungaraya, Riau24.com - Aktivitas illegal logging (ilog) di Kampung Tuah Indrapura diduga makin merajalela. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya tumpukan kayu olahan di setiap rumah sang toke atau bos Ilog.

Seperti dikatakan BU, salah satu toke kayu (Bos) atau pengusaha kayu di Kampung Tuah Indrapura RT 02 RW 05, Kecamatan Bungaraya Siak kepada wartawan kemarin. Dia mengakui bahwa kayu olahan miliknya berasal dari kawasan Hutan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil.

"Memang benar, anggota saya mengolah kayu di lahan Cagar Biosfer. Namun, yang mengerjakannya masyarakat tempatan bang," ungkapnya.

Lebih lanjut BU juga mengatakan, usaha yang ia lakukan hanya sebatas untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.

"Kalau gak usaha seperti ini, kami mau usaha apa lagi bang, hanya cukup untuk makan kok, gak lebih dari itu," imbuhnya.

Terpisah, Ariadi warga Bungaraya mengatakan, kayu-kayu yang diolah dari kawasan cagar biofer itu tidak sedikit, namun setiap minggu bisa mencapai puluhan kubik.

"Kalau hanya untuk mencari makan, tidak harus merusak hutan seperti itu, apa lagi sampai berkubik-kubik untuk dijual ke tempat orang lain. Itu namanya sudah bisnis dan merusak hutan, jangan masyarakat yang dijadikan alasan," ungkapnya.

Pantauan di lapangan, banyak sekali tumpukan kayu yang disusun di depan rumah para toke, khususnya di Paket D4. Bukan saja Bu yang menjadi toke kayu, tapi juga ada si Uj dan yang lainnya.

Sementara itu Teten Efendi selaku Kepala Dinas Kehutanan melalui Syafrizal Kasi Pengawasan Hutan dan Lahan menjelaskan, pihaknya selama ini sudah memperingatkan para oknum masyarakat yang mengolah kayu di kawasan warisan dunia itu.

"Kita sudah memperingatkan mereka agar tidak mengolah kayu di kawasan Cagar Biosfer. Kalau memang ada yang melakukannya disertai barang bukti akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," pungkas Syafrizal dengan tegas.

R24/dev/lin 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru