riau24 Kondisi Sumur Bor Beracun di Pusako Siak Semakin Mengkhawatirkan Warga | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Kondisi Sumur Bor Beracun di Pusako Siak Semakin Mengkhawatirkan Warga

0
Berita Riau -  Kondisi Sumur Bor Beracun di Pusako Siak Semakin Mengkhawatirkan Warga

Pusako, Riau24.com - Sumur bor milik Ahmad Zubir, warga Kampung Benayah, kecamatan Pusako, kabupaten Siak, sampai saat ini masih mengeluarkan gas, sehingga warga yang ada di sekitar sumur bor tersebut terpaksa mengungsi di tempat lain.

Menurut keterangan warga, sumur ini mulai menyemburkan gas dari dalam sumur bor sejak, Minggu (6/3/2016). Ada beberapa titik uapan yang masih kelihatan beraktivitas, sedangkan enam titik uapan lagi sudah di tutup dengan mengunakan pipa besi.

"Lihat saja sendiri di lokasi, sekarang keadaan sumur bor itu semakin hari semakin meluas, uapan gas dari perut bumi juga makin banyak di dalam sumur tersebut. Sekarang luas sumur bor itu menjadi 7 X 5 meter," ungkap Samsuri selaku penghulu Kampung Benayah.

"Sumur bor tersebut semakin meluas. Kita dari pemerintahan kampung hanya bisa berharap kepada pemerintah agar dapat membantu dan sesegera mung kin menutup lobang gas tersebut agar warga kita tidak resah dan ketakutan," lanjutnya.

Lebih lanjut Samsuri menceritakan, sejak kejadian itu warga yang tinggal di sekitar sumur bor diimbau agar berpindah terlebih dahulu dari tempat tinggalnya, dengan tujuan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita juga mengimbau kepada warga yang tinggal di sini untuk pindah tempat sementara menunggu gas itu mati. Namun karena sampai saat ini gas itu bukannya mati malah bertambah, secara otomatis warga mau tak mau harus tetap mengungsi," imbuhnya.

Untuk itu lanjutnya, kita minta pemerintah agar segera menangani ini dengan serius, agar mereka bisa kembali ketempatnya, kan kasihan sampai berbulan-bulan mengungsi.

Ketika ditanya media ini apakah belum ada pemerintah turun ke lapangan, penghulu menjawab belum. Hanya perwakilan perusahaan PT. BOB yang turun dan memberikan pipa besi.

"Bupati Siak belum ada ke sini untuk melihat sumur bor yang mengeluarkan gas beracun, tapi kalau pihak perusahaan BOB sudah. Mereka memasang pipa besi sebanyak enam titik dilokasi tersebut untuk mencegah melebarnya sumur itu. Tapi masih ada juga uapan yang lain yang masih belum tertutup," jelasnya.

Sementara itu, Ahmad Zubir pemilik sumur bor tersebut merasa sangat keberatan dan resah karena sudah hampir satu bulan mengungsi ke tempat lain atau ke tempat saudaranya.

"Kami sangat risau sekali, apalagi selama lebih kurang satu bulan kami mengungsi dan menumpang ditempat saudara. Kami sebagai masyarakat tentunya sangat berharap sekali supaya gas ini bisa diatasi dan ditutup, agar kami bisa kembali kerumah kami beraktifitas seperti biasanya," keluhnya.

Pantauan media ini di lapangan, sumur bor yang tadinya hanya setengah meter sekarang sudah meluas hingga 5 sampai 7 meter. Di dalam sumur tersebut juga dijumpai beberapa titik uapan gas, ada 6 titik uapan gas yang sudah diberi pipa besi oleh pihak perusahaan BOB dan ada beberapa titik lagi uapan gas yang belum ditutup.

Yang lebih mengeringkan, di enam lubang pipa besi yang ditanam ke dalam sumur tersebut mengeluarkan uapan dan suara yang membuat warga menjadi penasaran dan ingin mendekat untuk melihatnya.


R24/dev/lin

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru