riau24 362 Supir Pengangkut Sampah Belum Dibayar, Wawan: Kami Juga Belum Terima Gaji | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

362 Supir Pengangkut Sampah Belum Dibayar, Wawan: Kami Juga Belum Terima Gaji

0
Berita Riau -  362 Supir Pengangkut Sampah Belum Dibayar, Wawan: Kami Juga Belum Terima Gaji
Pekanbaru, Riau24.com- Mogoknya puluhan supir pengangkut sampah yang bekerja pada PT Multi Inti Guna (MIG) selaku pihak ketiga yang bermitra dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengakibatkan sampah menjadi menumpuk di beberapa titik di Pekanbaru.
 
Mogoknya supir pengangkut ini dikarenakan belum dibayarkannya gaji mereka selama beberapa bulan oleh PT MIG. Namun setelah dikonfirmasi kepada pihak yang bersangkutan, Asisten Koordinator PT MIG Wawan menjelaskan pembayaran gaji tersebut dikarenakan belum adanya pencairan dana oleh SKPD terkait yakni Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru.
 
Selain itu, Wawan juga mengungkapkan, gaji yang belum dibayarkan tersebut bukan hanya gaji supir pengangkut sampah saja, melainkan juga karyawan non lapangan, termasuk dirinya.
 
"Kami juga belum digaji, kok. Total seluruh supir termasuk karyawan non lapangan yang belum terima gaji itu ada 408 orang. Ini karena dananya belum dicairkan oleh SKPD terkait yaitu Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru," beber Wawan melalui sambungan selluler.
 
Dikatakan Wawan, untuk pencairan gaji setiap bulannya harus berdasarkan nota timbangan angkutan sampah setiap harinya yang berjumlah enam ribu lebih nota. "Jadi karena jumlah nota yang banyak ini yang menjadi penyebab pencairan gajinya menjadi lama," ujarnya.
 
Ditanya mengenai pencapaian target angkutan sampah hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Wawan mengaku jumlah yang ditargetkan sebanyak maksimal 610 ton, dan setiap hari, supir pengangkut sampah acap kali tak memenuhi target tersebut.
 
"Jumlah maksimal sampah yang diangkut sampai ke TPA adalah 610 ton. 610 ton itu adalah daya tampung TPA nya. Jadi jumlah sampah yang diangkut sampai ke TPA itu tidak pasti. Supir kadang mengangkut sampah kurang dari target tersebut. Tapi itu tidak masalah, karena 610 ton itu adalah daya tampung maksimal TPA nya, bukan target mutlak supir harus mengangkut sampah sebanyak itu setiap harinya," urai Wawan.
 
Wawan juga mengatakan, salah satu penyebab menumpuknya sampah adalah masyarakat yang tidak tertib membuang sampah. "Masyarakat juga kurang disiplin dalam hal membuang sampah ini," pungkasnya.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru