riau24 Warga Kecewa Dengan Polres Rohul Tertibkan Penambang Emas | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Warga Kecewa Dengan Polres Rohul Tertibkan Penambang Emas

0
Berita Riau -  Warga Kecewa Dengan Polres Rohul Tertibkan Penambang Emas

Rohul, Riau24.com - Warga Pasirpangaraian Abas, kecewa dengan penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Batang Lubuh, Desa Bangun Purba, Kecamatan Bangun Purba, oleh Satuan Reserse Kriminal diback up Satuan Sabhara Polres Rokan Hulu (Rohul).

Abas menambahkan, para penambang tersebut hanya mencari sesuap nasi untuk menghidupi keluarganya, ditengah perekonomian sulit di Rohul.

"Gak akan kaya mereka Menambang dari emas itu, mereka kan cuman cari makan atau masalah perut. Sedangkan Pemerintah tidak memberikan ‎solusi di tengah perekonomian yang semakin sulit, ditambah APBD belum disahkan," katanya, Kamis (14/4).

Saat ditanya dampak yang ditimbulkan dari penambangan emas itu bisa merusak lingkungan, Abas menjawab, dirinya telah mengetahui, namun merekan melakukan penambangan dengan cara tradisional, dampak yang terjadi tidak terlalu besar.

"Coba bandingkan dengan PT. Freeport yang mengeruk sumber daya alam dengan alat canggih. Coba pikirkan dampak yang ditanggung. Pasti lebih besar pt tersebut. Kalau seperti ini, hukum itu tumpul ke atas tapi tajam kebawah," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, seharusnya pihak kepolisian memberikan peringatan terlebih dahulu, sebelum melakukan penangkapan. Memang mereka ilegal, seharusnya mereka diberdayakan.

Sementara, penertiban PETI yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Rohul AKP. Muhammad Wirawan Novianto, Selasa (12/4) lalu sekira pukul 15.00 WIB, sedikitnya enam unit alat PETI milik penambang disita polisi, seperti mesin robin, selang, rakit besi, jerigen pelampung, dan dulang.

Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, melalui Paur Humas Polres Ipda Efendi Lupino, mengungkapkan, selain mengamankan pelatan tambang, Petugas juga mengamankan enam pria diduga penambang emas ilegal di Sungai Batang Lubuh, yakni, terdiri dari lima warga Huta Padang Desa Bangun Purba, yakni, HC (35), SN (26), HL (36), YS (31), dan CN (40), serta YY (33) warga Pasar Lama Pasirpangaraian.

"Aksi PETI ditertibkan karena ada laporan ke Tim Opsnal Satreskrim Polres Rohul," ujarnya.

Ipda Efendi menjelaskan, berkat informasi masyarakat, polisi melakukan penyelidikan di aliran Sungai Batang Lubuh Desa Bangun Purba. Dari penyelidikan itu, polisi melihat enam pria tengah melakukan penambangan emas pakai mesin robin tanpa izin.

"Barang bukti berupa alat pertambangan dan pelaku sudah diamankan di Polres Rokan Hulu," pungkasnya.
alexa.com

R24/dev/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru