riau24 Didemo Mahasiswa, Darusman: Saya Minta Maaf | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Didemo Mahasiswa, Darusman: Saya Minta Maaf

7
Berita Riau -  Didemo Mahasiswa, Darusman: Saya Minta Maaf
Pekanbaru, Riau24.com- Kepala Biro (Karo) Humas Pemerintah Provinsi Riau akhirnya menyatakan bahwa dirinya meminta maaf kapada Mahasiswa UR atas tindak kekerasan yang dilakukan saat kegiatan Rakor Penindakan dan Pencegahan Korupsi Bersama KPK, kemarin.
 
"Ya, saya minta maaf. Saat itu saya emosi karena mahasiswa tersebut berkata yang tidak pantas kepada saya," ungkap Darusman ketika diwawancara usai ratusan mahasiswa melakukan demo di Kantor Gubernur Provinsi Riau, Kamis (14/4/2016).
 
Sebelumnya, Darusman menceritakan kronologi mengapa dirinya melakukan tindak kekerasan tersebut. Dikatakannya bahwa saat mahasiswa dibawa keluar ruangan Rakor, mereka sempat berontak karena tidak senang saat diboyong secara paksa oleh pihak Satpol PP.
 
"Ini kan acara resmi dan kita kedatangan tamu resmi demi Riau untuk mencegah korupsi. Sebaiknya mereka selaku mahasiswa, jika ingin menyampaikan uneg-uneg, ya sampaikan pada sesi tanya jawab. Tetapi mereka malah berbuat seperti itu dan tidak ada izin. Ketika dibawa keluar, dia sempat berontak karena tidak senang. Dan akhirnya dipukuli sama petugas dan Satpol PP," kata Darusman.
 
Melihat tindak pemukulan tersebut, Darusman berniat hendak melerai agar suasana tidak semakin panas. Namun sayang, kata-kata tak pantas justru diterima olehnya hingga menyulut emosi Darusman.
 
"Saya mau melerai. Saya bilang, sudah, jangan dipukul lagi. Tapi mahasiswa itu malah mengatakan kata-kata yang tidak pantas. Nah karena dia mengucapkan kata itu, spontan saja kaki saya naik. Dan itupun yang bersangkutan tidak kena," ujarnya. 
 
Darusman menyayangkan sikap mahasiswa yang seharusnya memiliki sopan, santun dan etika ketika hendak menyampaikan aspirasi. Dikatakannya, jika mahasiswa tersebut ingin menyampaikan aspirasi dan tanya jawab dengan pihak KPK bahwa ingin membongkar kasus korupsi di Riau, maka pihaknya akan mempersilahkan. "Ya silahkan saja, tapi bukan dengan cara begitu," imbuhnya.
 
Menyikapi tuntutan yang disampaikan massa aksi, Darusman mengatakan ia siap meminta maaf secara terbuka jika hal itu harus dilakukan. "Saya minta maaf. Saya khilaf. Tapi sampai terjadi seperti itu karena saya emosi mendapatkan perkataan kotor tersebut. Maka itu saya tidak terima. Kalau saya disuruh untuk minta maaf secara terbuka melalui media massa, saya siap," ungkap Darusman.
 
Tuntutan massa aksi Mahasiswa UR ini tak hanya mengenai desakan agar Darusman meminta maaf secara terbuka, namun mereka juga meminta agar Darusman dicopot dari jabatannya saat ini.
 
"Kalau persoalan nantinya saya diminta untuk non job, menurut saya itu harus melalui proses hukum yang ada. Harus mengikuti UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN," pungkasnya. 
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Oni
Jumat, 15 April 2016 11:19 wib
Pokoknya gk seneng lah kami. Hrsnya karo diganjal dgn hukuman lain.
Koko
Jumat, 15 April 2016 08:01 wib
Semoga permohonan maaf bukan hanya keluar dari bibir saja, melainkan introspeksi untuk lebih baik...menjaga nama instansi dari perilaku yg tidak manusiawiii....cukup ini pertama dan terakhir kali...
Giguh
Jumat, 15 April 2016 07:58 wib
bahu mamikuabtangan manyoncang
Peri
Jumat, 15 April 2016 07:58 wib
sudah semestinya yg tua minta maaf
Isnai
Jumat, 15 April 2016 07:55 wib
kami pun mendukung karo
Jon
Jumat, 15 April 2016 07:55 wib
hidup mahasiswa, tuntutan kita itu wajar
Ijem
Jumat, 15 April 2016 07:54 wib
mantap pak karo, minta maaf itu kewajiban
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru