riau24 Venezuela, Negara dengan Inflasi 500 % | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Venezuela, Negara dengan Inflasi 500 %

0
Berita Riau -  Venezuela, Negara dengan Inflasi 500 %
Jakarta, Riau24.com- Kondisi eknonomi Venezuela turun dengan cepat, masalah-masalah baru banyak menghadang. Tahun ini laju inflasi di Venezuela diproyeksikan mencapai 481% atau nyaris 500%.
 
Sementara tahun depan, inflasi di Venezuela diproyeksi 1.642%. Demikian data terbaru International Monetary Fund (IMF), dilansir dari CNN.
 
"Venezuela berada di jurang inflasi yang sangat tinggi," kata Kathryn Rooney Vera, Direktur Riset dari BullTick Capital Markets di Miami.
 
IMF juga memprediksi, tingkat pengangguran di Venezuela akan mencapai 17% tahun ini, dan 21% di tahun depan. Venezuela sangat jarang mempublikasi data-data ekonomi di negaranya.
 
"Venezuela akan mengalami krisis ekonomi yang parah. Bahkan bukan resesi lagi, namun sudah menjadi depresi," kata Francisco Rodriguez, Kepala Ekonom dari Bank of America Merrill Lynch.
 
Inflasi sudah menjadi masalah besar bagi Venezuela. Pada Januari ini, pemerintah Venezuela mengatakan laju inflasi naik menjadi 141% dalam tahun fiskal yang berakhir di September.
 
Berarti, harga semua jenis abrang dan makanan naik tinggi. Barang kebutuhan pokok seperti tisu toilet dan sabun makin sulit dicari. Bahkan beberapa hotel meminta tamunya untuk membawa kedua barang itu sendiri.
 
Nilai tukar mata uang Venezuela, yaitu bolivars, turun drastis terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
 
Presiden Sosialis Venezuela, Nicolas Maduro, terus melanjutkan belanja anggaran negara yang masif dan juga program pengentasan kemiskinan seperti yang dilakukan presiden sebelumnya, Hugo Chavez.
 
Ekonomi negara ini berada dalam masalah ketika harga minyak jatuh. Venezuela merupakan negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia, dan 95% dari ekspornya adalah minyak.
 
Harga minyak yang jatuh makin membuat negara ini kesulitan. Bahkan, Venezuela tidak bisa membayar bahan pangan dasar dan obat-obatan. 
 
Pergolakan politik muncul. Sejumlah masyarakat ada yang meminta pergantian presiden. Namun sejumlah pakar menyatakan, pergantian presiden tidak akan berdampak apa-apa.
 
Masalah Venezuela bisa bertambah buruk. Pemerintah negara ini harus membayar utang sekitar US$ 5 miliar pada Oktober dan November 2016. Cadangan devisa negara ini juga turun ke tingkat terendahnya dalam 12 tahun terakhir.
 
 
 
R24/adi/det
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru