riau24 Komnas Perlindungan Anak : Kasus Angelika Lebih Sadis dari Kasus Angeline | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Komnas Perlindungan Anak : Kasus Angelika Lebih Sadis dari Kasus Angeline

2
Angelika
Berita Riau -  Komnas Perlindungan Anak : Kasus Angelika Lebih Sadis dari Kasus Angeline
Pekanbaru, Riau24.com - Sudah satu bulan pasca pembunuhan sadis yang dialami oleh Angelika Pardede (11) namun hingga sekarang polisi masih belum bisa mengungkap dalang pembunuhan siswi SD tersebut.

Nanda Pratama, Kepala Bidang Pelayanan Anak dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyebutkan kalau kasus penculikan yang berujung pada pembunuhan Angelika ini jauh lebih sadis dari kasus pembunuhan Angeline di Bali. Apalagi mengingat pembunuh Angelika sampai sekarang belum didapatkan titik terangnya. Nanda berharap, agar kasus ini bisa segera dituntaskan dan pembunuhn Angelika bisa ditangkap.

"Kami minta agar kasus ini dapat segera ditemui titik terangnya. Apalagi jenazah Angelika ditemukan hanya tinggal tulang belulalang, malah beberapa tulangnya sudah dalam keadaan tidak lengkap," ungkap Nanda, Kamis, 14 April 2016.

Salomon Pardede, ayah Angelika mengaku merana dengan lamanya pengungkapan kasus kematian anaknya. Apalagi hasil tes DNA yang dikirim penyidik ke Pusat Dokkes Mabes Poltri hingga sekarang belum juga keluar, dengan alasan RS Bhayangkara belum menerima kiriman hasil tes DNA Angelika dari Jakarta.

"Kata polisi biasanya 14 hari hasilnya (test DNA-red) sudah keluar. Kami hanya berharap kepada pihak kepolisian supaya segera menemukan dan menangkap pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap anakku," ucap Salomon sedih.

Jenazah Angelika ditemukan sudah menjadi kerangka di Desa Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, pada 23 Maret 2016. Ia dikabarkan hilang sejak 9 Maret 2016.
Namun pada saat ditemukan, organ dalam Angelika tidak ada lagi dan jenazah ditemukan dalam bentuk tulang belulang dengan kondisi beberapa tulang tidak lengkap lagi.

Kasus pembunuhan Angelika sudah ditarik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau dari yang sebelumnya ditangani oleh Polsek Siak Hulu.
Saat Kasubbid Dokpol Bidang Dokter dan Kesehatan Polda Riau Kompol Supriyanto dikonfirmasi tentang hasil test DNA Angelika, ia membenarkan kalau hasil tes DNA Angelika belum diterima pihaknya.

"Biasanya, hasil tes DNA membutuhkan waktu tiga minggu. Namun kami akan terus berkoordinasi dengan Pusdokkes Mabes Polri terkait tes DNA Angelika," ucap Supriyanto.

Sebelum Angelika menghilang, ia pamit dari rumah untuk meminjam buku ke rumah temannya. Sejak saat itu, Angelika tidak pernah kembali ke rumah. Salah seorang saksi melihat, kalau seorang lelaki bertubuh tingg terlihat bersama Angelika sebelum menghilang. Hingga sekarang, lelaki bertubuh tinggi tersebut masih diselidiki, karena besar kemungkinan terkait dengan kematian sadis yang dialami Angelika.
alexa.com


R24/dev

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 18 November 2017 09:02 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/JEXULa0.jpg
Siti komariyah
Selasa, 31 Mei 2016 20:50 wib
Sy sebagai orng tua skaligus seorang ibuk sangat 2 miris apa salah anak umur 11 thn Ini ??? Begitu mudahnya di bunuh dg keji.anak yg terblng blm berdosa ?? Insy. Nak kau pasti di surga ... amin mdh 2 an pelaku sgra di tngkp hukum srbt2nya
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru