riau24 Mahasiswa Tunggu Itikad Baik Oknum Pemukulan Untuk Minta Maaf | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Mahasiswa Tunggu Itikad Baik Oknum Pemukulan Untuk Minta Maaf

0
Berita Riau -  Mahasiswa Tunggu Itikad Baik Oknum Pemukulan Untuk Minta Maaf
Pekanbaru, Riau24.com- Pasca pemukulan yang dilakukan tiga oknum pejabat Pemerintah Provinsi Riau beberapa hari lalu, hari ini ketiga oknum tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Pekanbaru.
 
Hal tersebut dikatakan oleh Kuasa Hukum mahasiswa yang menangani kasus pemukulan ini, Denny Dasril. "Hari ini kita minta aparat kepolisian untuk menetapkan tersangka pemukulan terhadap mahasiswa itu, jam 10 pagi tadi. Dan kini ketiga oknum itu sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka," terangnya kepada Riau24.com, Senin (18/4/2016).
 
Denny berharap aparat kepolisian dapat segera memanggil, memeriksa dan menahan ketiga oknum oknum tersebut karena bukti yang ada sudah sangat cukup.
 
"Pasal yang dikenakan kepada mereka adalah pasal 170 tentang pengeroyokan dengan ancaman penjara 5 tahun 6 bulan. Buktinya sudah cukup, jadi kita minta aparat kepolisian bisa segera menahan mereka ini," ujarnya.
 
Sementara itu, Divisi Menteri Sosial Ilmu Politik (Mensospol) BEM UR, Faizal Indra Rangkuti juga menyebutkan kini pihaknya tengah menanti itikad baik dari ketiga oknum tersebut untuk meminta maaf secara langsung kepada mahasiswa.
 
"Kami tetap menunggu itikad baik dari oknum itu untuk minta maaf secara langsung. Kemarin Pak Plt Gubri memang sudah minta maaf secara langsung ke rumah korban. Tapi itu hanya Plt Gubri saja, oknumnya tidak," bebernya.
 
Denny melanjutkan, Jika Plt Gubri minta maaf secara langsung dengan mendatangi rumah korban, itu sah-sah saja karena dia adalah kepala pemerintah. Namun permintaan maaf yang ditunggu bukanlah dari Plt Gubri, melainkan dari oknum yang melakukan tindak kekerasan tersebut. "Saat Plt Gubri minta maaf, oknum itu hanya duduk saja di ruang tamu dan tidak ikut minta maaf," kata Denny.
 
"Karena itu, dalam waktu seminggu ini, kami minta oknum itu untuk ditahan dan dicopot dari jabatannya," urai Faizal yang juga menjadi koordinator lapangan saat aksi yang berlangsung beberapa hari lalu.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru