riau24 Petani Desa Menaming : Katanya Bibit Unggul, Tapi Gak Tumbuh | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Petani Desa Menaming : Katanya Bibit Unggul, Tapi Gak Tumbuh

0
Berita Riau -  Petani Desa Menaming : Katanya Bibit Unggul, Tapi Gak Tumbuh
Rohul, Riau24.com - Petani desa Minaming,  Ratisan, dirinya merasa merugi akibat bibit kedelai Unggul bantuan dari pemerintah daerah tidak dapat tumbuh dengan baik dan sempurna.

Ratisan menambahakan, akibat banyak yang tidak tumbuh, tentunya membuat para petani merasa merugi, baik dari pembiayaan, tenaga, bahkan perawatan, tentunya hal ini sangat memprihatinkan penghasilan para petani, yang menjadi ujung tombak pemasok bahan pangan.

"Katanya sih bibit unggul, tapi ko kaya gini, banyak yang gak tumbuh. Kalau kaya gini kan para petani yang susah. Tolong lah pemerintah, kalau memang bibit unggul pasti akan cepat pertumbuhanya," katanya (17/4) saat ditemui Riau24.com di kebunnya desa Menaming, kecamatan Rambah.

Lebih lanjut dijelaskanya, lahan yang ditanami Kedelai meiliknya menggunakan Bibit unggul bantuan dari pemerintah kurang lebih 2 hektar. Namun 1 hektar lebih tanaman kedelai yang dirinya tanam tak tumbuh.

Sedangkan yang bibit kedelai yang tumbuh tidak dalam keadaan maksimal. Pasalnya pertumbuhanya lamban, dan kerdil. Tak seperti tanaman kedelai sebagai mana mestinya.

Saat ditanya proses penanaman nya seperti apa, dirinya menjawab, proses tanam sudah sesuai dengan yang diarahkan oleh pemerintah. Dengan menjemur bibit sebelum ditanam. Namun hasilnya sangat mengecewakan.

Ratisan menjelaskan, anehnya bibit kedelai lokal bukan bibit unggul yang ia tanam ‎lebih dulu tiga hari dari bibit unggul, bisa tumbuh subur dan sangat memuaskan. Sedangkan bibit unggul tumbuh namun tidak maksimal.

"Saya tidak tahu penyebabnya apa, cara menanam sama, sesuai dengan arahan. Tapi kenapa bibit lokal yang tumbuh subur. Kalau kaya gini, apa yang salah ya, bibit nya atau apanya," imbuhnya.

Bukan hanya itu saja, tanah yang dimilikinya juga bisa dikatakan subur. Pasalnya, lahan miliknya merupakan bekas kubangan kerbau. Hal tersebut terbukti, syauran dan kedalai lokal bisa tumbuh subur tanpa diberikan pupuk.

Dirinya berharap, kepada pemerintah, untuk memberikan bantuan yang memang benar-benar bisa mensejahterakan para petani, bukan merugikan para petani.

Menurut pantauan dilapangan, banyak kedelai yang ditanam dari bibit unggul tidak tumbuh, walaupun tumbuh, jauh dari yang diharapkan pertumbuhannya.  Sedangkan tanaman lainya seperti jagung, terong, dan kedelai lokal, bisa tumbuh dengan subur, tanpa di pupuk.
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru