riau24 Instiawaty Ayus Kutuk Sistem Birokrasi Pusat yang Minta Tunda Pelantikan Kepala Daerah | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Instiawaty Ayus Kutuk Sistem Birokrasi Pusat yang Minta Tunda Pelantikan Kepala Daerah

0
Anggota DPD RI asal Riau Instiwaty Ayus
Berita Riau -  Instiawaty Ayus Kutuk Sistem Birokrasi Pusat yang Minta Tunda Pelantikan Kepala Daerah
 
Pekanbaru, Riau24.com - Terkait pembatalan mendadak dilantiknya bupati terpilih Suparman bersama pasangannya untuk di Kabupaten Rohul oleh Mendagri RI. Malahan ikut berdampak dibatal pelantikan bupati Kabuparen Pelalawan yang terpilih Haris dan pasangan.
 
Menyikapi ini, salah seorang DPD RI Instiawaty Ayus, mengatakan, sangatlah mengutuk keras sistem birokrasi di Kemendagri RI, sebab terkesanya ingin mempermainkan segenap masyarakat Riau. Yang, padahal sebagaimana ini beredar akan dilakukan pelantikan kepala daerah pada Selasa (19/4) pagi.
 
"Bagaimana tidak, ini dijadwalkan pada hari Selasa (19/4), yaitu dua kepala daerah terpilih. Antara lain yakni Suparman-Sukiman (Rohul) dan Harris-Zardewan (Pelalawan) yang akan dilantik DPRD Riau ini.
Kemendagri telat mengirim surat pembatalan pelantikan. Pusat itu mencidera masyarakat," ujarnya.
 
Kesempatan ini dirinya mengutuk akan kebijakannya serta birokrasi pemerintah pusat. Katanya, telah Berapa kerugian akan Riau untuk mempersiapkan akan segalanya. Tapi malah dinyatakan batal lewat telegram yang dikirim telat. Tidak seharusnya kebijakan ditunjukkan Kementerian juga sangat salah.
 
Dikatakannya, surat Mendagri RI ke Pemprov Riau ini, hal tersebut sangat tidak benar. Menurutnya, kini Provinsi Riau ini diperlakukan tidak adil oleh pemerintah pusat.
"Manado saja itu kemaren, sudah tersangka. Tapi tetap dilantik kok. Kenapa di Riau yang diperlakukan dengan saat sekarang," ujarnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru