riau24 Seorang Polisi Sengaja Perkosa Wanita Hanya Untuk Tularkan HIV | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Peristiwa

Seorang Polisi Sengaja Perkosa Wanita Hanya Untuk Tularkan HIV

0
Efrem Izmailov, 39, oknum polisi di Rusia dituduh memperkosa para wanita untuk menularkan HIV
Berita Riau -  Seorang Polisi Sengaja Perkosa Wanita Hanya Untuk Tularkan HIV
Jakarta, Riau24.com - Sebanyak 11 wanita di Rusia terinfeksi HIV karena ulah seorang polisi. Polisi yang diketahui bernama Efrem Izmailov, 39, sengaja memperkosa tiga wanita dan meniduri delapan wanita lain untuk menginfeksi mereka dengan HIV.

Menurut penyelidikan dalam kasus perkosaan, Izmailov sengaja memberi tumpangan dengan menggunakan mobil pribadinya pada perempuan yang sedang berada di pinggir jalan. Lalu untuk meyakinkan korban, ia menunjukkan lencana polisinya.

”Setelah korban percaya dan ikut masuk ke mobilnya, dia akan memaksa untuk melakukan hubungan seks tanpa menggunakan kondom dengan wanita tersebut. Dan apabila wanita tersebut menolak berhubungan seks dengannya, ia akan mengunci mobilnya dan melaju pergi kedaerah terpencil. Disana ia akan memperkosa korbannya. Bahkan salah satu korban masuk ke mobilnya bersama seorang anak kecil, tapi kehadiran anak kecil itu tidak menghentikan niatnya untuk memperkosa," imbuh pihak kepolisian Kaliningrad.
 
Pihak kepolisian bertindak setelah korban melapor jika pelaku perkosaan merupakan seorang oknum anggota polisi.

Pelaku perkosaan itu diketahui terinfeksi HIV sejak tahun 2001. Dia ditangkap dan diberhentikan dari kepolisian lalu lintas di Kaliningrad pada tahun lalu. Penyelidik menyatakan, berkas 18 volume telah dikirim ke pengadilan regional. Dan jika terbukti bersalah, Izmailov bisa dihukum penjara hingga 15 tahun.

Salah seorang korbannya mengajukan klaim kompensasi sebesar 180 ribu poundsterling atau sekitar Rp3,3 miliar atas "kerusakan fisik dan moral".

“Dia dituduh memperkosa tiga perempuan selama pengabdiannya di polisi lalu lintas sehingga menyebabkan mereka terinfeksi HIV. Dan ia melakukan hal tersebut dengan sengaja dan terencana. ” kata pihak kepolisian setempat.

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru