riau24 Belum Sehari Diresmikan, Pedagang Pasar Limapuluh Sudah Ada yang Langgar Aturan | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Belum Sehari Diresmikan, Pedagang Pasar Limapuluh Sudah Ada yang Langgar Aturan

0
Berita Riau -  Belum Sehari Diresmikan, Pedagang Pasar Limapuluh Sudah Ada yang Langgar Aturan
Pekanbaru, Riau24.com-Pasar Rakyat Limapuluh yang terletak di Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru hari ini diresmikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Namun, belum sehari diresmikan, Kepala Bidang Ketertiban dan Pengawasan Pekanbaru, Suhardi sudah menegur seorang pedagang. Pasalnya, pedagang tersebut menjual dagangan yang tidak sesuai aturan.
 
Secara tegas Suhardi memberi peringatan kepada seorang ibu yang berjualan bumbu masakan. Dikatakan Suhardi, Pasar Limapuluh tahap I yang hari ini diresmikan, pada bagian depannya hanya diperuntukkan kepada pedagang yang berjualan barang harian atau dagangan kering.
 
"Jadi sekarang kita ini pakai sistem donasi. Sistem donasi ini adalah kelompok perdagangan, jadi lebih teratur. Misalnya di satu sisi itu tempat jualan kain, ya kain saja semua. Nah yang untuk bagian depan ini, perjanjiannya haya untuk pedagang uang jualan kering saja, bukan pedagang yang jualannya basah seperti ibu ini," kata Suhardi usai memberi peringatan kepada pedagang, Rabu (20/4/2016).
 
Lokasi kios untuk pedagang tersebut diberi secara acak oleh Pemko melalui cara pengundian. "Waktu pencabutan undian itu, mereka berjanji jika dapat tempat di bagian depan ini, mereka akan ganti dagangannya. Mereka bilang gitu mungkin karena takut kehilangan tempat," ujar Suhardi kepada Riau24.com.
 
Rencana Pak Walikota, sambung Suhardi, nanti di bagian belakang Pasar Limapuluh ini akan dibangun dua lantai. Nah yang di bagian belakang itulah yang akan diperuntukkan bagi pedagang yang menjual barang-barang basah. 
 
"Karena sekarang masih baru, jadi masih kita tolerir. Tapi untuk beberapa waktu kedepan, ini tetap tidak boleh. Kita akan terus mengingatkan pedagang, dan ujung-ujungnya kalau mereka tetap melanggar, ya pasti akan ada penertiban. Nanti kalau kita biarkan saja, berarti sistem donasi itu tidak berjalan," pungkasnya.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru