riau24 Waspada, Oknum Jual KTA Palsu Koptan Timiangan Raya Rohul | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Rokan Hulu

Waspada, Oknum Jual KTA Palsu Koptan Timiangan Raya Rohul

0
Sulaiman, Ketua Koptan Timiangan Raya Desa Lubuk Napal
Berita Riau -  Waspada, Oknum Jual KTA Palsu Koptan Timiangan Raya Rohul
Rohul, Riau24.com - Pengurus Koptan Timiangan Raya kaget, saat pembagian gaji puluhan warga yang bukan anggota‎ namun memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).
Padahal, pengurus Koptan Timiangan Raya tidak pernah mengeluarkan KTA atau menerima anggota baru. Sebab, sesuai SK Calon Petani Plasma (CPP) Bupati Rohul Achmad pada 2011 silam, hanya 500 anggota Koptan.

Edi Ahmad, warga desa Lubuk Napal mengatakan terungkapnya puluhan KTA baru saat pembayaran gaji anggota yang sempat tertunda selama enam bulan pada Sabtu (16/4/16) lalu.

Puluhan orang yang bukan warga Desa Lubuk Napal datang ke kantor Koptan Timiangan Raya, menagih gaji dengan menunjukkan KTA.

Sementara itu, Sulaiman, Ketua Koptan Timiangan Raya Desa Lubuk Napal, dikonfirmasi terpisah mengakui ada puluhan KTA baru diterbitkan oleh oknum. Namun dia tidak tahu siapa oknum yang mengeluarkan KTA palsu tersebut.

"Pengurus tidak pernah keluarkan KTA baru. Sebab sesuai SK CPP Bupati Rohul hanya ada 500 anggota koperasi. Tidak bisa ditambah lagi," jelas Sulaiman dikonfirmasi riau24.com di Pasirpangaraian, Selasa (19/4/16).

Sulaiman mengakui KTA asli Koptan Timiangan Raya punya tanda khusus berupa barcode. Sehingga KTA tidak bisa dipalsukan oleh oknum.

"Pada umumnya yang beli KTA ini masyarakat dari luar Kecamatan Rambah Samo dan luar Rohul," ungkap Sulaiman dan mengakui sudah mengembalikan KTA palsu kepada pemiliknya.

Atas kejadian itu, Sulaiman mengimbau masyarakat di Provinsi Riau, terutama masyarakat Rohul agar berhati-hati ketika ada oknum menawarkan KTA untuk pembelian lahan mengatasnamakan Koptan Timiangan Raya Desa Lubuk Napal, Kecamatan Rambah Samo.

"Ada puluhan KTA baru yang diterbitkan oleh oknum tidak bertanggungjawab ini. Koperasi juga tidak pernah meminta pungutan-pungutan mengatasnamakan untuk biaya administrasi koperasi," tegas Sulaiman.
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru