riau24 Ketika Sang Jaksa Agung Menahan Tangis di Komisi III DPR | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Nasional

Ketika Sang Jaksa Agung Menahan Tangis di Komisi III DPR

1
Berita Riau -  Ketika Sang Jaksa Agung Menahan Tangis di Komisi III DPR

Jakarta, Riau24.com - Saat memberikan penjelasan kepada Komisi III terkait operasi tangkap tangan terhadap dua jaksanya, Jaksa Agung M. Prasetyo tiba-tiba seperti menahan tangis.

Dengan suara terisak saat menceritakan tentang salah satu profil Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang ditangkap, Jaksa Deviyanti Rochaeni. Devi kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Satu namanya Devi. Dia pernah bertugas di Pontianak, Baturaja, dan Bandung. Suaminya itu (berprofesi sebagai) sopir," kata Prasetyo sambil terisak dalam rapat kerja di Ruang Rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/4/2016).

Prasetyo mengatakan, Jaksa Devi itu mengalami kekurangan secara finansial. Jaksa ini bekerja sampingan dengan menjual kue.

Begitu pun dengan penetapan Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Fahri Nurmallo sebagai tersangka oleh KPK. Prasetyo mengaku jaksa yang sebelumnya berdinas di Kejati Jabar ini memiliki rekam jejak baik.

"Ini anak baik. Saya sudah coba cek track record-nya," ucap Prasetyo.

Prasetyo mendapatkan informasi bahwa kasus yang menimpa dua jaksanya itu merupakan kesalahpahaman semata. Uang yang ditemukan KPK dalam OTT itu sebenarnya merupakan uang terdakwa yang akan diberikan kepada pihak pengadilan.

"Tapi, saya yakin KPK memiliki bukti kuat. Saya minta jajaran saya untuk kooperatif. Yang bersalah harus dihukum, apa pun latar belakangnya. Ini semua pelajaran berharga bagi kejaksaan," kata Prasetyo.

Ia menambahkan, "Termasuk OTT di DKI. Kalau tidak salah harus kita bela. Ini kasus penyuapan. Ada dua pihak, penyuap dan disuap. Kita harus melihat siapa yang aktif dan pasif. Mungkin kedua-duanya aktif. Tapi tidak mungkin kedua-duanya pasif.

Prasetyo menegaskan, pihaknya tak akan mentoleransi jajarannya yang melanggar hukum. "Kalau (kasus di DKI) ini memang terjadi, saya tidak akan kompromi. Jangan biarkan kejaksaan berjalan sendiri," kata dia.

 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 18 November 2017 09:15 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/JEXULa0.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru