riau24 Pemprov Tak Kunjung Perbaiki Debit Air Berkurang | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Kuantan Singingi

Pemprov Tak Kunjung Perbaiki Debit Air Berkurang

0
Berita Riau -  Pemprov Tak Kunjung Perbaiki Debit Air Berkurang
Kuansing, Riau24.com – Kondisi bendungan kobun nopi yang dijadikan Arena Venue Dayung PON Riau 2012 lalu, yang terletak di Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi, saat ini dalam kondisi parah.

Para petani yang selalu mengandalkan air bendungan kebun nopi, untuk  mengairi areal persawahan yang berada di lima desa yakni Desa Bukit Pedusunan, Desa Luai, Desa Seberang Pantai, Desa Rantau Sialang dan Desa Pulau Binjai. Begitu juga dengan kerambah maupun kolam ikan, yang berada di seputar areal bendungan kebun nopi tersebut, selalu kekeringan.

Sementara, Pemerintah selalu berjanji akan segera melakukan perbaikan, dan bahkan melakukan rehab total. Namun sampai kini, janji pemprov untuk melakukan perbaikan maupun rehab terdapa bendungan kebun nopi belum juga kunjung terlaksana, bahkan sepertinya janji hanya tinggal janji.

Bahkan survey juga sudah berulang kali dilakukan oleh instansi terkait, khususnya Dinas Bina Marga Provinsi Riau ke bendungan kebun nopi, sejak runtuhnya bendungan kebun nopi alias arena Venue Dayung Kebun Nopi tahun 2013 silam. Tetap hasilnya, nihil sampai sekarang, buktinya belum juga kunjung diperbaiki.

Sementara debit air bendungan kebun nopi terus berkurang hingga, ini tentu saja sangat berpengaruh pada petani padi dan kerambah ikan. Masih belum stabilnya debit air tersebut, akibat jebolnya danau tersebut beberapa waktu lalu, sehingga air keluar dari danau setiap hari. Akibatnya, danau tak lagi mampu menahan debit air.

“ Sudah hampir tiga tahun kami para petani mengalami kekeringan air, baik untuk areal persawahan maupun kolam kerambah, sehingga hanya mengharapkan air hujan,” Ungkap salah satu petani, jhon (45) saat bincang-bincang dengan Riau24.com.

Menurutnya, Sejak masalah ini muncul, sudah tiga tahun mengalami kesulitan dalam bercocok tanam padi maupun usaha kerambah. Bahkan produksi beras maupun kerambah turun drastis yang mencapai sekitar 50 persen, sehingga jangankan untung, modal usaha saja bisa terbawa.

“ Kalau usaha kerambah, tentu butuh beli bibit dan pakan ikan, jadi kelihatannya semakin susah karena selalu tekor,” paparnya.

Diharapkan pada masa mendatang, khususnya opada musim tanam 2016 ini, segera dilakukan perbaikan dan pembenahan bendungan kebun nopi, karena sebagai sumber air untuk areal persawahan dan kerambah ikan para petani, agar debit air kembali stabil dan petani bisa berusaha normal kembali, tukasnya.
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru