riau24 Obama Akui Gagal Kalahkan ISIS Sebelum Lengser Dari Jabatannya | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Obama Akui Gagal Kalahkan ISIS Sebelum Lengser Dari Jabatannya

1
Berita Riau -  Obama Akui Gagal Kalahkan ISIS Sebelum Lengser Dari Jabatannya
Amerika Serikat, Riau24.com- Amerika Serikat sempat dikabarkan akan mengirim pasukan darat ke Suriah untuk menyerbu markas Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) sekaligus menggulingkan rezim Presiden Bashar al-Assad. Rencana Pentagon itu batal karena ditolak oleh Presiden Barack Obama.

Saat diwawancarai oleh BBC, Minggu (24/4), Presiden Negeri Adi Daya ini menjelaskan bahwa pendekatan militer tidak akan menyelesaikan konflik di Suriah.

"Pengiriman pasukan darat akan menjadi kesalahan terbesar Amerika Serikat," kata Obama.

Presiden kulit hitam pertama AS itu sekaligus pesimis ISIS bisa dikalahkan sebelum dia selesai menjabat. Masa jabatan periode kedua Obama akan berakhir sembilan bulan lagi.

"Setidaknya di waktu yang tersisa kami akan mempersempit ruang gerak ISIS," ujarnya.

Oktober 2015, Pentagon mengumumkan rencana mengirim pasukan khusus terdiri atas 50 personel ke Suriah. Pengiriman pasukan itu adalah bagian dari misi pelatihan dan bantuan bagi para kelompok pemberontak dalam memerangi ISIS.

Awalnya pengiriman pasukan ini bertujuan mengimbangi pengaruh Rusia yang mendatangkan lebih dari satu batalion pasukan darat, laut, maupun udara demi membantu rezim Assad dari ancaman pemberontak.

AS secara terbuka mendukung pasukan pemberontak Pembebasan Suriah (FSA) dalam bentuk bantuan dana, senjata, serta pelatihan sejak 2011. Assad dianggap AS mengganggu stabilitas Timur Tengah serta menggunakan senjata kimia kepada rakyatnya sendiri. Namun agenda Washington menggulingkan Assad tak kunjung tercapai.

Di tengah kekacauan itu, sejak pertengahan 2014 militan ISIS dari Irak merebut beberapa kota di utara Suriah, lalu membuat peta konflik semakin runyam. Alhasil di Suriah, tak jelas lagi siapa melawan pihak mana. Rusia akhirnya perlahan menarik mundur pasukannya mulai Maret 2016 karena posisi Assad dianggap sudah cukup kuat.

Konflik Suriah diperkirakan merenggut lebih dari 250 ribu korban jiwa. Jutaan warga terpaksa mengungsi ke Eropa dan negara-negara tetangga.

"Tidak ada solusi yang mudah untuk mengakhiri konflik di Suriah," kata Obama.

R24/uci/mer
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 15 Desember 2017 13:01 wib
Ingin bermain judi bola secara online, sangat bijak jika anda tidak memilih sembarang situs? Pilih situs milik agen judi online terpercaya dan terbukti pengalaman nya agen judi bola, bandar judi bola, situs judi bola, agen bola terpercaya, situs bola terpercaya, bandar bola terpercaya, judi bola online, agen bola online, bandar bola online, situs bola online Hanya di Bolavita [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/wboDtYZ.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru