riau24 Kisah Pilu Pria Tua Digugat Satu Miliar | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Peristiwa

Kisah Pilu Pria Tua Digugat Satu Miliar

1
Berita Riau -  Kisah Pilu Pria Tua Digugat Satu Miliar
Jakarta, Riau24.com - Seorang juru duplikat kunci di Gondomanan mengalami kisah pilu karena ia mendapat surat undangan persidangan pengadilan karena dirinya digugat satu miliar rupiah dengan tuduhan menempati lahan penggugat tanpa izin.

Juru duplikat kunci itu langsung memutuskan untuk pulang di kediamannya di Sidorejo Bantul, untuk memberitahukan keluarganya.

Sejak tahun 1967, paman Budiyanto sudah menempati lahan seluas 4 x 5 meter di Jalan Brigjen Katamso yang dipergunakan sebagai lahan berdagang kunci. Lapak yang digunakannya berjualan, tak lain adalah tanah Magersari, atau tanah kepunyaan Kraton.

Paman Budiyanto pun mengaku memiliki izin guna lahan dari Kraton yang bertuliskan dalam bahasa belanda tertanggal bulan Juni 1933. Lalu, lokasi tanah tersebut diwariskan ke Budiyono pada tahun 1980.

Budiyono menggunakan lokasi tersebut untuk meneruskan usaha yang dirintis pamannya.
Lelaki 58 tahun ini menggantungkan hidupnya dari jasa menduplikat kunci.
Dengan apa yang ia lakukan sekarang, dapat menafkahi kebutuhan keluarganya

Ia mengajak Sutinah, istrinya, untuk membantunya berdagang, dengan membuka warung makan kecil di belakang lapak duplikat kuncinya.
Sehari-hari, pukul tujuh pagi, ia bersama istri dan ketiga anaknya, berangkat dari rumahnya di Bantul, dan berjualan di tempat tersebut.

"Saya menduplikat kunci bersama, kedua anak saya. Istri saya bekerja berjualan makan di warteg kecil di belakang. Anak yang cewek bekerja di toko sebelah," ujar Budiyono.

Awal ia bekerja menjadi juru duplikat kunci, Budiyono hanya belajar dari pamannya.
Waktu itu ia masih mengerjakannya secara manual, baru kemudian dari pundi-pundi uang yang dikumpulkannya sejak tahun 1980, ia berhasil membeli mesin penduplikat seharga Rp2 Juta.

Sehari-hari, Budiyono dan istrinya dapat mengumpulkan uang sebanyak Rp100.000 per hari, yang digunakan untuk kebutuhan keenam anggota keluarganya.
Walaupun sangat kecil, dari situlah, ia dan keluarganya bergantung hidup.

Sutinah, Istri Budiyono, merasa sangat terpukul adanya kejadian tersebut. Suaminya, Budiyono bahkan jarang makan dan menjadi pemurung sejak masalah tersebut merundung keluarganya.

"Makan tak enak, bapak sering merasakan pusing. Begitu juga dengan saya. Sampai sekarang saya masih merasa takut terjadi apa-apa, sama bapak dan anak-anak," keluh Sutinah.

Agung Budi Santoso, putra pertama Budiyono, berharap supaya dapat berdagang lagi di lokasi tersebut.

"Memegang 100 juta pun belum penah, apalagi 1 miliar, darimana saya mendapat uang tersebut. Tahu-tahu diberikan surat sidang tersebut, dan diancam didenda 1 miliar, saya sangat sedih," ujar Budiyanto.

Budiyanto dan keluarganya hanya bisa berdoa, agar masalah yang dihadapinya dapat diselesaikan dengan jalan damai.
Ia mengaku pasrah, dan memohon kepada pemerintah dan masyarakat yang peduli untuk menemukan keadilan untuk dirinya.

Ia minta kepada pihak penggugat untuk menujukkan rasa kemanusiaannya, untuk memberikan sejengkal tanah yang digunakan keluarganya mencari nafkah.

"Gandeng tempatnya besar, mbok saya dikasih ruangnya dikit, biar saya dan keluarga bisa menempati. Tolong kepada pihak penggugat, jangan gugat saya sampai satu miliar, duit segitu uang darimana saya dan keluarga," keluh Agung.


R24/dev

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 18 November 2017 09:29 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/JEXULa0.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru