riau24 "Penanganan Kawasan Bono, jadi PR Bersama Bagi Stake Holders" | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

"Penanganan Kawasan Bono, jadi PR Bersama Bagi Stake Holders"

1
Tim Pemprov Riau dari Bappeda dan Dinas Bina Marga ini Kunjungi Kawasan Bono di Pelalawan
Berita Riau -
 
Pekanbaru, Riau24.com - Upaya mengsinkron program, Pemeritah Provinsi Riau yang melalui SKPD Bappeda, serta Dinas Bina Marga melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Pariwisata Bono. Dimana, kawasan ini berada di Kabupaten Pelalawan, disebut sebagai objek wisata penuh keajaiban.
 
Agenda untuk kunjungan kerja di daerah ini, terlebih dulu dilakukan koordinasi sama instansi terkait di Pelalawan, yaitu Bappeda dengan menanti tim dari Provinsi Riau. Ini sebelum turun bersama meninjau ke kawasan Bono. "Kita ini datang dari tingkat Provinsi Riau. Diperlu, koordinasi dulu di daerah ini," ujar Yulismar.
 
Kepala Seksi (Kasi) Insfrastruktur Sarana dan Prasarana Bappeda Riau ini, menambahkan, sebelum turun kelapangan yang dimulai 22 April 2016 kemarin, maka disikapi lakukan rapat kecil bersama pihak instansi terkait yang di Kabupaten Pelalawan. Seperti hal Dinas Bina Marga, Dinas Pariwisata, beserta Bappeda.
 
Pria yang biasa dipanggil dengan Udo ini, mengatakan, kegiatan ini dengan turun kelapangan secara bersama instansi terkait yang ada di Kabupaten Pelalawan itu, agar mengetahui akan real kondisi dari keadaan di kawasanya Pariwisata bono. Dimana diakui, kalau terkait untuk DED, telah ada sejak tahun 2014 silam.
 
"Dari pantauan turun kelapangan itu, melihat infrastrukur yang ada. Seperti kondisi ruas Jalan Sorek - Teluk Meranti, berada dikawasan bono ini merupakan jalan provinsi.
"Saat kita tinjau, memang kondisi atau keadaan kawasan pariwisata bono tersebut sangat prihatinkan. Pengaruhi kunjungan meningkat," sebut Udo.
 
Dikatakannya, bagaimana halnya bisa meningkat kunjungan wisata, setelah dengan melihat keadaan terkini yang mana masih banyak jalan rusak, berlubang, dan tidak beraspal. Bahkan, akses menuju kawasan pengembangan wisata bono telah tertutup sama rumput yang sehingga badan jalan tidak tampak lagi.
 
Sementara itu, Khairil Anuar yang selaku Kasi di Dinas Bina Marga Riau ini, mengatakan, kunjungan dilakukan tersebut dengan tujuan ini untuk mengetahui infrastruktur jalan. Baik halnya Jalan Provinsi, Jalan Kabupaten, bahkan sarana prasarana penunjang di kawasan wisata bono yang dikenal dengan lintasannya.
 
"Semua halnya infrastruktur, baik itu merupa Jalan Provinsi, Jalan Kabupaten dan sarana prasarana penunjang di kawasannya wisata bono tidak bisa dipikul sendiri oleh satu instansi, tapi permasalahan ini merupakan PR diseluruh stake holders. Baik itu, dari Pemerintah Provinsi Riau ataupun Pelalawan,' sebutnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Tumijan
Selasa, 26 April 2016 08:04 wib
Sampai kapan bono terus
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru