riau24 Kekurangan Personil, Satpol PP Pekanbaru Kesulitan Tertibkan Pelanggaran Perda | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Kekurangan Personil, Satpol PP Pekanbaru Kesulitan Tertibkan Pelanggaran Perda

0
Berita Riau -  Kekurangan Personil, Satpol PP Pekanbaru Kesulitan Tertibkan Pelanggaran Perda
Pekanbaru, Riau24.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru akan segera ajukan permohonan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk penambahan personil. Pasalnya, jumlah personil yang ada saat ini dinilai sangat kurang untuk penindakan pelanggaran Perda. 
 
"Kita akan meminta kepada Pemko yakni Bapak Walikota untuk memprioritaskan penambahan personil. Sehingga keinginan kita untuk mewujudkan Pekanbaru menjadi tertib dan aman itu bisa kita wujudkan," kata Kepala Badan Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian.
 
Zulfahmi mengaku kesulitan dalam melakukan penindakan pelanggaran Perda disebabkan sangat terbatasnya jumlah personil. Dikatakannya, saat ini personil Satpol PP hanya berjumlah 200 orang saja. "Karena dengan kondisi kita yang sekarang, personil kita yang cuma 200 orang di lapangan itu sangat kurang sekali. 200 orang ini kita bagi 24 jam. Pagi paling kita hanya ada 30 sampai 60 orang. Dengan jumlah segitu, kita hanya bisa di satu titik saja," ungkapnya.
 
Zoel- sapaan akrab Zulfahmi ini juga menuturkan dengan pelanggaran Perda yang tersebar di beberapa titik tersebut pihaknya sangat membutuhkan jumlah personil yang juga sepadan. "Pelanggaran Perda ini ada banyak titiknya. Belum lagi kalau ada demo. Kalau ada demo, tentu kita fokus ke pengamanan itu, dan tentu kita jadi tidak bisa fokus ke penegakan Perda," tutur Zoel.
 
"Kalau kita ingin benar-benar mewujudkan visi dan misi Walikota dan mewujudkan kondisi yang aman, tertib dan tentram di masyarakat, ya kita perlu penambahan personil itu," tutup Zoel.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru