riau24 Suap APBD, Hari Ini KPK Kembali Periksa 10 Staf Pemprov Riau | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Termasuk M. Yafiz,

Suap APBD, Hari Ini KPK Kembali Periksa 10 Staf Pemprov Riau

0
Berita Riau -  Suap APBD, Hari Ini KPK Kembali Periksa 10 Staf Pemprov Riau
Pekanbaru, Riau24.com- Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini kembali memeriksa sejumlah saksi terkait kasus suap Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Riau 2014/2015, di Ruang Visualisasi, Sekolah Polisi Negara, Pekanbaru, Rabu, 27 April 2016. 
 
KPK memanggil 10 orang staf yang bertugas di Kantor Gubernur Riau dan Kesekretariatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Riau. Pemeriksaan dimulai pukul 09.00 berlangsung tertutup. Para saksi diperiksa tidak bersamaan. Satu persatu para saksi mendatangi ruang pemeriksaan, termasuk Plt Sekda Provinsi Riau M. Yafiz.
 
Seorang penyidik KPK yang tidak ingin disebut namanya mengakui ada 10 orang staf diperiksa terkait kasus suap APBD Riau sebagai saksi untuk dua  tersangka yakni mantan Ketua DPRD Riau periode 2009 - 2014 dan mantan anggota DPRD Riau Suparman. 
 
"Sepuluh orang diperiksa dari staf Pemprov Riau dan staf DPRD," katanya. 
 
Seusai diperiksa, mantan Kepala Bagian Protokoler Fuadilazzi mengaku dicecar 14 pertanyaan. Menurut Fuadilazzi, dia dipertanyakan seputar tugas dan jabatannya sebagai Kabag Protokoler. 
 
"Ditanyakan hubungan saya dengan Johar Firdaus dan Suparman seperti apa, lalu pola koordinasi protokoler dengan Annas Maamun bagaimana," ujarnya. 
 
Hingga kini, pemeriksaan masih berlanjut, tampak juga mantan anggota DPRD Riau Toni Hidayat memasuki ruangan. Penyidik juga menjadwalkan memeriksa mantan anggota DPRD Riau Ahmad Kirjuhari yang sudah menjalani vonis 4 tahun dalam kasus ini. 
 
Kasus suap pembahasan APBD Riau sudah bergulir sampai ke pengadilan. Sebelumnya, KPK telah mentersangkakan bekas Gubernur Riau Annas Maamun dan bekas anggota DPRD Riau dari Fraksi PAN, Ahmad Kirjuhari. Pengadilan Negeri Pekanbaru telah menjatuhkan vonis terhadap Kirjuhari dengan hukuman penjara selama empat tahun.
 
Kirjuhari terbukti menerima Rp 1 miliar lebih 10 juta dari Annas Maamun. Sedangkan Annas Maamun belum masuk persidangan lantaran saat itu masih menjalani proses hukum terkait dengan kasus suap alih fungsi lahan di KPK.
 
Pada Jumat, 8 April 2016, Komisi Pemberantasan Korupsi kembali mengumumkan penetapan status dua tersangka baru kasus suap APBD Riau yakni mantan anggota DPRD Riau Suparman dan Mantan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus.
 
 
 
R24/adi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru