riau24 Terkait Kasus Suap APBD Riau, KPK Periksa 11 Saksi untuk Tersangka Johar Firdaus | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Terkait Kasus Suap APBD Riau, KPK Periksa 11 Saksi untuk Tersangka Johar Firdaus

2
Berita Riau -  Terkait Kasus Suap APBD Riau, KPK Periksa 11 Saksi untuk Tersangka Johar Firdaus
Pekanbaru, Riau24.com - Sesuai diagendakan, bertempat di SPN, Jalan Pattimura, KPK ini kembali melakukan pemanggilan terhadap belasan saksi. Mereka yang hadir dipanggil itu, diantaranya pejabat Pemprov Riau serta juga anggota DPRD Riau priode 2009 - 2014.

Pemanggilan saksi-saksi ini suatu upaya mengusut kasus suap dari APBD Riau 2015. Pemeriksaan ini dilaksanakan Rabu (27/4), secara tertutup. Diketahui, para penyidik meminta keterangan saksi untuk mengusut kasus suap tersangka Mantan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus.

Pejabat dan anggota DPRD Riau yang antara lain M Yafiz mantan Kepala Bappeda Riau, sekarang menjabat Plt Sekdaprov Riau ini, mengaku dicerca pertanyaan dan terkait suap APBD. Seperti halnya ada pertemuan rahasia antara Mantan Gubri Annas Maamun dengan Mantan Ketua DPRD Johar Firdaus yang membahas soal rancangan APBD 2015.

Sementara itu, Tony Hidayat yang saat anggota DPRD Riau ini, juga ditanyai soal pertemuan anggota DPRD ini membahas penyuapan. "Saya tadi dicerca sebanyak 17 pertanyaan," sebut Tony Hidayat dihubungi melalui ponsel. Saat ini diketahui Tony Hidayat menjabat sebagai anggota DPRD Kampar.

Dalam kasus suap APBD Riau ini, KPK sudah menetapkan 4 orang tersangka. Antara lain itu mantan Gubernur Riau Annas Maamun dan Ahmad Kirjauhari yang juga merupakan mantan dari anggota DPRD Riau 2009 - 2014, saat ini berada dalam sel. Terbaru, KPK juga menetapkan Suparman dan Johar Firdaus sebagai tersangka.

Diketahui, Suparman ditetapkan saat anggota DPRD Riau. Selain itu, KPK juga menetapkan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus. Kedua tersangka baru ini, tidak diboleh kemana-mana atau dengan kata lain Suparman maupun Johar kini sudah dicekal oleh KPK.

R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Wartawan asli
Kamis, 28 April 2016 08:23 wib
Di riau ini saya lihat banyak pejabat atau masyarakat yang bersifat kemaruk tapi kedekut. Matilah situ kau para koruptor
Dunur
Kamis, 28 April 2016 08:21 wib
Pejabat atau masyarakat riau ini tak kapok-kapok. Sudah tiga gubenur riau masuk kerangkeng.
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru