riau24 Tragis, Terlahir Kembar Dengan Berbagi Wajah | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Internasional

Tragis, Terlahir Kembar Dengan Berbagi Wajah

0
Bayi Kembar Siam
Berita Riau -  Tragis, Terlahir Kembar Dengan Berbagi Wajah
Jakarta, Riau24.com - Terkadang, ada beberapa bayi yang terlahir sebagai kembar siam atau salah satu bagian tubuhnya menyatu memang jarang terjadi. Namun itu tergantung bagian tubuh mana yang menempel satu sama lain.

Baru-baru ini di India digemparkan dengan kelahiran bayi kembar siam yang berbagi wajah. Artinya, bukan hanya satu kepala dengan dua badan, tetapi wajah kedua bayi ini menyatu. Sedangkan masing-masing bayi mempunyai organ jantung, serta kedua kaki dan tangan yang utuh.

Dalam istilah medis, kondisi yang dialami kedua bayi berjenis kelamin laki-laki ini disebut sebagai 'cephalogus siamese twins', di mana kepala mereka menyatu namun tubuh terpisah sepenuhnya.

Bayi ini dilahirkan secara caesar dengan berat sekitar 1,07 kg di Pandit Deendayal Upadhyay Government Medical College, Rajkot, Gujarat pekan lalu. Meskipun tahu jika bayi yang mereka lahirkan adalah kembar siam, tim dokter juga terkejut dengan penampakan kedua bayi malang ini.

Sayangnya, dokter memastikan bayi ini hanya bertahan hidup selama enam menit saja. "Kami langsung tahu bayi ini mungkin tidak bisa bertahan karena otaknya menyatu dan operasi untuk memisahkan otak itu mustahil dilakukan," kata salah satu tim dokter, Dr Kirtan Vyas.

Sejak ketahuan mengandung bayi kembar siam dempet wajah, tim dokter telah memberitahukan kemungkinan terburuk itu pada pihak keluarga.

Di sisi lain, Vyas memastikan ini adalah kasus yang teramat langka di India, kendati kembar siam sering ditemukan di negara ini. Dokter berumur 30 tahun itu menduga kasus semacam ini hanya satu dari satu juta.

"Rumah sakit ini sudah berdiri selama 140 tahun, tapi hanya ada 3-4 kasus kembar siam yang kami tangani. Hanya saja yang ini sungguh mengejutkan," tandas Vyas seperti dilaporkan Daily Mail.


Vyas menambahkan, saat kehamilan, kondisi kandungan sang ibu baik-baik saja hingga ia menjalani ultrasound pertamanya di usia kehamilan tujuh bulan. Di situlah ia dikabari bahwa bayinya merupakan kembar siam dempet wajah.

Seharusnya kondisi kandungan wanita ini sudah bisa didiagnosis sejak trimester pertama. Namun Vyas menyayangkan karena sang ibu tidak melakukan check up sama sekali hingga usia kandungannya memasuki tujuh bulan. Meski begitu, Vyas juga maklum karena hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi ekonomi mereka.

Saat ini sang ibu sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan dikabarkan baik-baik saja. Ia dan suaminya memutuskan menyumbangkan tubuh sang bayi kepada pihak rumah sakit untuk keperluan riset.


R24/dev
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru