Kamis, 24 April 2014
Masjid Ahmadiyah Dibakar, Puluhan Rumah Dirusak
0
(R24/ina/jpnn)
Masjid Ahmadiyah Dibakar, Puluhan Rumah Dirusak
TASIK, (Riau24) --- Masjid Ahmadiyah di Kampung Babakan Sindang Desa Cipakat Kecamatan Singaparna dibakar dan puluhan rumah warga ahmadiyah di Kampung Wanasigra Desa Tenjowaringin Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya dirusak ratusan massa tak dikenal pada Minggu (5/5) dini hari.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Wijonarko SIK MSi menerangkan massa tak dikenal awalnya melakukan pengrusakan rumah warga di Kampung Wanasigra Desa Tenjowaringin sekitar pukul 01.30. Setelah melakukan pengrusakan rumah warga, massa yang diperkirakan mencapai 300 orang itu, langsung menuju ke Masjid Ahmadiyah di Kampung Babakan Sindang Desa Cipakat. Mereka melakukan pengrusakan masjid dan sempat melakukan pembakaran sekitar pukul 04.30.

Namun sebelum api membesar, petugas langsung memadamkannya. Selain itu, rumah yang berdekatan dengan masjid ahmadiyah juga menjadi obyek pengrusakan massa. ”Kami masih melakukan identifikasi pelaku pengrusakan,” ujarnya kepada wartawan di Mapolres Tasikmalaya pada Minggu (5/5) malam.

Diduga, kata dia, pemicu adanya aksi perusakan sarana ibadah dan rumah warga ahmadiyah ini karena ada kegiatan pengajian yang diselenggarakan oleh warga ahmadiyah di Kampung Wanasigra Desa Tenjowaringin pada Jumat (3/5) yang direncanakan berlangsung hingga Minggu (5/5). Kepolisian, kata dia, sudah melarang warga ahmadiyah menggelar pengajian karena dikhawatirkan terjadi ancaman dari massa yang kontra ahmadiyah. Namun mereka tetap bersikeras melaksanakan kegiatan pengajian. ”Kami pun langsung mengirim anggota untuk melakukan pengamanan di sana,” papar dia.

Sebenarnya, kata dia, pada Sabtu sore pengajian sudah berhenti. Sehingga kepolisan sempat tenang. Namun tanpa diduga, setelah magrib pada Sabtu (4/5) malam, jemaat ahmadiyah kembali lagi menggelar pengajian. Kemungkinan ada kegiatan pengajian itu diketahui oleh kelompok massa yang melakukan pengrusakan. Sehingga mereka bergerombol berdatangan ke Kampung Wanasigra. ”Kita tidak diam. Kita sudah melakukan upaya pengamanan,” jelas dia.

Asep Rahmat Ali (45), salah seorang warga setempat mengaku melihat massa yang menggunakan motor mendatangi kawasan masjid. Kemudian mereka langsung melemparkan batu ke arah mesjid. Suara pecahan kaca pun terdengar olehnya. Massa yang tidak dikenali itu juga langsung memutuskan aliran listrik. Sehingga peristiwa di Masjid tak nampak terlihat karena gelap. Setelahnya dia pun melihat kobaran api dari arah Masjid. ”Rumah diu sekitar masjid pun di rusak massa,” tutur dia.
 
Warga setempat, kata dia, saat terjadi insiden pengrusakan panik dan ketakutan. Mereka hanya melihat aksi massa tak dikenal itu dari kejauhan di dalam rumah. Setelah massa itu meninggalkan komplek masjid ahmadiyah warga baru mengecek kondisi masjid Baitul Rahim itu. Semua kaca masjid pecah, kusen rusak dan ada bagian masjid bekas pembakaran termasuk ada karpet yang terbakar. "Saya tidak menyangka akan ada penyerangan ke sini," terang dia yang melakukan ronda malam.

Tokoh ahmadiyah Desa Cipakat Argadiraksa (78) mengatakan selain ada dinding masjid yang terbakar, sajadah masjid dan Al-Quran ahmadiyah pun terbakar. Dia menuturkan setelah melakukan pengrusakan dan pembakaran masjid massa tak dikenal masik ke dalam rumah warga yang berdekatan dengan Masjid. Selain merusak kaca, mereka juga merusak perabotan rumah tangga. ”Massa capai ratusan, membawa batu dan senjata tajam,” papar dia.

Untungnya, kata dia, saat terjadi pengrusakan, penghuni rumah, Mamah (80) segera diamankan oleh aparat kepolisian. Sehingga tidak terjadi korban jiwa.

Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya AKP Ali Munanggar SH mengalami luka lebam di pelipis mata sebelah kanan saat melakukan pengamanan massa tak dikenal yang melakukan pengrusakan Masjid Ahmadiyah di Kampung Babakan Sindang Desa Cipakat. Diduga luka yang bersarang di mukanya itu akibat hantaman kayu yang dihantamkan massa tak dikenal. ”Kalau pengamanan di Tenjowaringan kaki saya kena hantaman,” ujar dia. (R24/ina/jpnn)

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
riau24_xkfvl_660.jpg
Orang nomor satu di Provinsi Riau Anas Maamun, sebelum menjabat Gubernur Riau dirinya telah membuat suatu program dan berjanji untuk mensejahtrakan rakyat Riau, bahkan APBD Riau 2014 juga ingin dirubahnya karena Gubernur menilai tidak menyentuh rakyat.
riau24_j2mgg_640.jpg
Bangunan kos-kosan 70 Pintu yang terletak di Jalan Puyuh Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, dianggap tidak menaati aturan.
riau24_ptdmv_657.jpg
Tak seperti vagina, anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk berhubungan seksual. Akibatnya, kebiasaan melakukan seks anal bisa menimbulkan bahaya kesehatan, mulai dari infeksi hingga kanker anus.
riau24_hgbwe_644.jpg
Saat ini ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia, penulis mencoba mengamati secara sederhana beragam metode kampanye yang dilakukan dan dapat dilakukan oleh para kontestan pemilu yang akan bertarung memperebutkan hati rakyat
riau24_6eylt_659.jpg
Tepat di hari Senin, tanggal 21 April 2014, bertepatan dengan peringatan hari Bumi, hotel-hotel yang tergabung dalam grup Accor International serentak menghelat kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman pohon.
riau24_9hrue_658.jpg
Meski cenderung berkembang lebih lambat dibanding jenis kanker yang lainnya, bukan berarti tidak ada gejala-gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengidap kanker tiroid.
riau24_jlzvy_641.jpg
Entah seperti apa penanganan kabut asap di Riau ini. Setelah sempat menghilang beberapa minggu, kini mulai udara mulai dipenuhi asap, meski masih dengan intensitas rendah.
riau24_q2bc6_642.jpg
Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata Angkringan. Tempat nongkrong yang menyediakan makanan dan minuman dikala malam hari ini, menjadi ikon bagi Daerah di Pulau Jawa.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com