riau24 Oknum Marketing Bank Menilap Dana KTA Fiktif ini Ditangkap | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Oknum Marketing Bank Menilap Dana KTA Fiktif ini Ditangkap

1
Oknum marketing bank yang menjadi tersangka penipuan.
Berita Riau -  Oknum Marketing Bank Menilap Dana KTA Fiktif ini Ditangkap
 
Jakarta, Riau24.com - Seorang marketing sebuah bank, Faisal (35) ditangkap polisi karena melakukan pemalsuan dan menggelapkan dana pencairan Kredit Tanpa Agunan (KTA) di sebuah bank swasta di Jakarta Selatan. Tersangka mengeruk keuntungan sekitar Rp 100 juta lebih dari hasil kejahatannya.
 
Bagaimana caranya tersangka menggelapkan dana yang seharusnya dicairkan kepada nasabah itu?
 
"Dia ini kan marketing, tugasnya nyari nasabah yang mau mengajukan KTA. Nah, kalau ada yang mengajukan, isi aplikasi kan ada data-data korban mulai dari nama, alamat dan segala macam. Nah, data korban ini dipalsukan tersangka untuk membuka rekening baru atas nama nasabah," jelas Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso kepada detikcom, Minggu (1/5).
 
Sementara itu, Kanit I Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Aszhari Kurniawan mengungkap, kasus ini terjadi sekitar akhir Desember 2015 lalu. Tersangka mengumpulkan aplikasi dari calon nasabah yang mengajukan KTA ke banknya.
 
"Setelah aplikasi nasabah diterima, pihak bank tidak menghubungi nasabah melainkan marketingnya yang menyampaikan langsung ke nasabah bahwa KTA-nya disetujui," ungkap Aszhari.
 
Nah, bukannya memberitahukan kepada nasabah bahwa kreditnya disetujui, dan pancairan dana kepada nasabah, tersangka justru menggelapkannya. Caranya, tersangka menyiapkan rekening baru di bank tersebut untuk pencairan KTA dengan menggunakan data-data nasabah.
 
"Pada rekening untuk pencairan dana itu, tersangka kan perlu KTP, nah dia menyiapkan KTP atas nama nasabah tetapi dengan memasang foto dan tanda tangan tersangka pada KTP tersebut," jelasnya.
 
Dengan modal KTP palsu itulah, tersangka membuka rekening di bank agar dana KTA bisa dicairkan ke rekeningnya itu. Alhasil, uang yang seharusnya diterima nasabah malah masuk ke kantong pribadi si marketing itu.
 
Kasus ini kemudian terungkap ketika nasabah ditagih angsuran yang menunggak. Nasabah merasa heran dengan adanya tagihan tersebut, karena merasa tidak pernah menerima pencairan dana, apalagi membuka rekening untuk pencairan dana di bank tersebut.
 
"Jadi setelah tersangka bawa kabur uang nasabah itu, dia kan keluar. Nah, dia membayar cicilan para nasabah per bulan tetapi karena menunggak, akhirnya diketahui adanya penipuan dan penggelapan tersebut," lanjutnya.
 
Bank yang menerima laporan dari para nasabah kemudian melakukan penyelidikan. Usut punya usut, bank akhirnya mengetahui bahwa tersangka lah yang melakukan kejahatan tersebut. 
 
R24/rul/det
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 18 November 2017 09:49 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/JEXULa0.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru