riau24 Ribuan Pekerja Konstruksi Bin Laden Mengamuk di Mekah, WNI Selamat | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Ribuan Pekerja Konstruksi Bin Laden Mengamuk di Mekah, WNI Selamat

1
Berita Riau -  Ribuan Pekerja Konstruksi Bin Laden Mengamuk di Mekah, WNI Selamat
 
 
Jakarta, Riau24.com - Ribuan pekerja perusahaan konstruksi Bin Laden melakukan aksi pembakaran di kawasan Iskan Fuq, Mekah, Arab Saudi, pada Sabtu (30/04). Hingga kini, suasana masih mencekam di sekitar lokasi.
 
Berdasarkan laporan Konsulat Jenderal RI di Mekah, insiden terjadi di kompleks akomodasi pekerja Bin Laden, pada Sabtu (30/04), sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Ribuan pekerja dari berbagai negara membakar belasan bus dan mobil petugas. Mereka juga memaksa memasuki kantor pengelola sehingga bangunan rusak berat.
 
Insiden tersebut, menurut KJRI Mekah, dipicu oleh ketiadaan distribusi logistik dan listrik. Selain itu, para pekerja menuntut kejelasan penyelesaian gaji dan pemulangan terhadap mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sejak empat bulan terakhir.
 
Kerusuhan telah dihentikan oleh kepolisian setempat. Meski tidak ada laporan korban jiwa, keadaan masih mencekam.
 
Banyak karyawan Bin Laden, termasuk karyawan WNI, yang mengalami PHK setelah perusahaan itu dijatuhi sanksi terkait katrol jatuh di Masjidil Haram.
 
Menurut Direktur Perlindungan WNI dari Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal, di kompleks akomodasi tersebut ada sekitar 1.000 karyawan asal Indonesia di antara karyawan yang berasal dari Mesir, Pakistan, dan Bangladesh.
 
"Menlu telah memerintahkan agar siang ini KJRI segera mensuplai dukungan logistik secara berkala yang pengirimannya dilakukan secara tepat dengan mempertimbangkan sensitivitas situasi di kamp. Menlu juga memerintahkan agar KJRI melakukan upaya-upaya untuk memastikan karyawan WNI selamat dan tidak terpancing tindakan anarkis," kata Iqbal.
 
Saat ini KJRI sedang menjajaki bantuan pengacara untuk memastikan pemenuhan hak-hak karyawan WNI di perusahaan Bin Laden.
 
Secara keseluruhan, diperkirakan terdapat sekitar 6.000 WNI bekerja sebagai karyawan perusahaan konstruksi terbesar di Arab Saudi, Bin Laden Group. Akibat kesulitan keuangan yang dihadapi setelah peristiwa jatuhnya katrol raksasa pada musim haji lalu, ribuan karyawan mengalami PHK, termasuk dari Indonesia.
 
Diperkirakan terdapat sekitar 6.000 WNI bekerja sebagai karyawan perusahaan konstruksi terbesar di Arab Saudi, Bin Laden Group.
 
Pada September 2015 lalu, pihak berwenang Arab Saudi memberi sanksi kepada perusahaan konstruksi Bin Laden sesudah salah satu katrol perusahaan tersebut runtuh di Masjidil Haram.
 
Bencana itu menyebabkan 111 korban jiwa pada jemaah yang sedang melaksanakan ibadah haji, 11 di antaranya dari Indonesia.
 
Perusahaan Bin Laden mengerjakan proyek perluasan Masjidil Haram agar bisa menampung 2,2 juta orang sekali waktu pada musim haji.
 
Perusahaan itu didirikan lebih dari 80 tahun lalu oleh ayah dari mendiang pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden, dan kini dijalankan oleh saudara Osama, Bakr bin Laden.
 
R24/rul/det
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Sabtu, 18 November 2017 09:52 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/JEXULa0.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru