riau24 Masyarakat Rohul Resah, Makanan Kadaluarsa Bebas Beredar | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Rokan Hulu

Masyarakat Rohul Resah, Makanan Kadaluarsa Bebas Beredar

0
Ilustrasi
Berita Riau -  Masyarakat Rohul Resah, Makanan Kadaluarsa Bebas Beredar
Rohul, Riau24.com - Terkait adanya laporan dari sejumlah masya‎rakat terkait dengan banyaknya ditemukan sejumlah produk baik makanan maupun minuman yang telah memasuki masa kadaluwarsa namun masih ada dijual oleh sejumlah pedagang yang ada di Rokan Hulu (Rohul), masyarakat meminta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Rohul untuk melakukan operasi pasar.

Seperti yang dikeluhkan oleh Kusuma, warga Kelurahan Pasirpengaraian yang pernah membeli produk minuman serta makanan di salah satu toko yang ada di Rohul. Namun setelah dirinya sampai dirumah dan memakan produk tersebut, dirinya merasakan ada yang berbeda dengan rasanya.

"Ya pas saya makan bang, rasa nya tu beda gak kaya rasa yang sering saya makan. Setelah saya teliti dan lihat. Ternyata udah kadaluwarsa, langsung saya buang aja bang," katanya (2/5)

Ia menambahkan, dengan makanan tersebut tentunya sangat berbahaya bagi masyarakat terlebih pada anak-anak. Pasalnya akan menganggu kesehatan tubuh.

Dirinya berharap, Diskoperindag dalam hal ini bisa melakukan Operasi pasar ke sejumlah toko dan swalayan yang ada di Rohul. Karena hal ini sangat berbahaya bagi masyarakat.

"Kalau anak-anak yang membeli tentu sangat berbahaya. Apalagi kalau makanan dan minuman yang sudah kadaluwarsa tetap dikonsumsi  ‎akan menjadi racun di dalam tubuh. Jangan sampai anak-anak memakannya," ungkapnya.

Bukan hanya Kusuma, Adi seorang sales elektronik di Rohul mendapat barang beliannya dari salah satu toko di Tambusai Utara, sudah dalam keadaan kadaluwarsa. Dirinya merasa rugi dengan barang yang dibelinya karena tidak bisa digunakan dalam artian harus masuk kedalam tong sampah.

"Tolong lah yang berwenang untuk melakukan operasi pasar. Biar barang-barang yang sudah tidak layak lagi agar tidak dijual," harapnya.

Menanggapi permasalahan ter‎sebut Kepala Diskoperindag Tengku Rafli Armen melalui Kasi Pengawasan dan Perlindungan Konsumen Indra Gunawan mengungkapkan, terkait laporan barang-barang kadaluwarsa yang masih tetap di jual akan di proses untuk dilakukan Operasi pasar.

"Biasanya kami melakukan operasi pasar dalam satu tahun dua kali, yakni menjelang lebaran dan di akhir tahun," jelasnya.

Dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Rohul untuk pintar dan teliti  dalam membeli produk-produk yang di jual di swalayan maupun toko-toko. Dengan cara memperhatikan label dan masa kadaluwasa pada produk yang akan dibeli.

Bukan hanya itu saja, konsumen juga harus teliti dalam artian pastikan produk bertanda jaminan mutu dengan ‎standar indonesia (SNI). Selanjutnya pada saat pembayaran, pastikan label harga dan struk belanja dikasir, sama dengan harga produk yang dibeli.

"Saya yakin kalau konsumen teliti dan pintar dalam membeli produk, tentunya mereka tidak akan rugi dalam transaksi jual beli. Jadi pintarlah dan teliti dalam membeli," pungkasnya.


R24/dev/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru