riau24 RTRW Riau Tak Banyak Disetujui oleh KemenLHK | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

RTRW Riau Tak Banyak Disetujui oleh KemenLHK

1
Berita Riau -  RTRW Riau Tak Banyak Disetujui oleh KemenLHK

Pekanbaru, Riau24.com- Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Riau, Fadrizal Labay mengatakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau yang disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) jumlah penambahannya tidak terlalu banyak.

"RTRW sebelumnya hanya 1,5 juta hektar sedangkan yang disetujui oleh pusat tambahannya hanya 65 ribu hektar saja, cukup tidak cukupnya akan di cek terlebih dulu," ujar Labay, Senin (2/5/2016).

Sementara itu, Plt Sekdaprov Riau, M Yafiz menuturkan Pemerintah Provinsi Riau akan segera melakukan evaluasi terhadap hasil SK RTRW Riau yang telah ditanda tangani oleh KemenLHK bebeeapa waktu lalu.

"Sampai sekarang kita belum cek seluruhnya. Baru sebagian saja. Nanti akan kita bandingkan dulu dengan daerah yang kita ajukan kemarin," tutur Yafiz kepada wartawan.

Jika hasil evaluasi menunjukkan masih banyak yang tidak sesuai dengan daerah yang diprioritaskan, Yafiz mengatakan kemungkinan Pemprov akan mengajukan keberatan kepada KemenLHK.

Dijelaskannya, terdapat beberapa daerah yang menjadi catatan penting dari Pemprov Riau yang diminta untuk dilepaskan statusnya karena tak lagi hutan dan menjadi kawasan dan bangunan publik, seperti perkantoran pemerintahan.

"Ada beberapa daerah yang kita minta untuk dilepas karena tak lagi hutan. Seperti Kantor Walikota Dumai, jalan Tol, beberapa kantor camat dan kantor desa atau bangunan lain yang itu adalah bangunan publik. Itu yang kita minta lepaskan," jelas Yafiz.

Yafiz juga menerangkan akan segera menyurati KemenLHK jika SK RTRW yang disahkan tak sesuai dengan prioritas pembangunan Riau dan nasional.

Namun begitu, Yafiz tetap menghargai RTRW yang sudah ditetapkan karena RTRW tersebut merupakan landasan pembangunan di Riau. Sehingga pembangunan bisa berlanjut walau masih perlu dikoreksi.

"Secepatnya akan kita surati. Kalau perlu minggu ini akan kita surati ke kementerian kalau memang tak sesuai koreksinya," tutup Yafiz.

R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Wartawan goriau
Selasa, 03 Mei 2016 10:51 wib
Oi. Kalau ngutip berita. Buat kodelah. Kami somasi nanti. Karena aku tahu itu bukan uci nulis. Coba lihat, kok bisa panjang gitu.
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru