riau24 BRG Nilai Gambut di Desa Rimbo Panjang Adalah Salah Satu Daerah yang Harus Direstorasi | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

BRG Nilai Gambut di Desa Rimbo Panjang Adalah Salah Satu Daerah yang Harus Direstorasi

0
Nazir Foead saat turut mendemonstrasikan pemasangan mesin air pada sumur bor di Desa Rimbo Panjang
Berita Riau -  BRG Nilai Gambut di Desa Rimbo Panjang Adalah Salah Satu Daerah yang Harus Direstorasi

Pekanbaru, Riau24.com- Selain di Kepulauan Meranti, Badan Restorasi Gambut (BRG) menilai Desa Rimbo Panjang merupakan salah satu daerah yang juga memiliki andil besar pada dampak kebakaran lahan dan hutan (karlahut).

 Kepala BRG, Nazir Foead mengatakan dalam Peraturan Pemerintah, untuk Provinsi Riau yang menjadi target utama untuk restorasi gambut adalah Kepulauan Meranti. Namun katanya, bukan berarti kerja BRG hanya terpaku di Kepulauan Meranti saja.

"Hari ini kita melihat nilai penting dari Rimbo Panjang karena gambutnya sering terbakar, dan kalau sudah terbakar asapnya mengganggu sampai ke bandara. Jadi secara strategis untuk Pekanbaru saya kira penting sekali kalau Rimbo Panjang  yang memang berlahan gambut itu direstorasi," ungkap Nazir saat meresmikan sekaligus menyaksikan demostrasi pemasangan 50 sumur bor di Desa Rimbo Panjang.

Dijelaskannya, untuk mematikan kebakaran pasti membutuhkan air. Sumber air yang ada saat ini sudah ada pada embung-embung dan sekat kanal yang dibuat hingga 100 sekat. "Hari ini, dengan dukungan dari pemerintah kita tambahkan lagi dengan sumur bor," jelas Nazir, Selasa (3/5/2016).

Salah satu kelebihan sumur bor itu, lanjut Nazir adalah jumlah air yang dapat ditarik hanya memakan waktu tidak sampai sepuluh menit saja. "Kurang dari sepuluh menit, airnya sudah bisa ditarik," ujarnya.

Nazir juga menuturkan bahwa sumur bor dapat berfungsi efektif dalam membasahi gambut ataupun memadamkan api jika terjadi karlahut. "Di Kalimantan Timur menunjukkan sumur bor ini bisa berfungsi efektif. Jadi ini yang menjadi pemikiran kami kenapa ini perlu kita coba juga di Rimbo Panjang," tuturnya.

R24/uci

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru