riau24 Masih Marak Illegal Logging, Dishut Riau Ingatkan Jajaran untuk Tegakkan Aturan   | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Masih Marak Illegal Logging, Dishut Riau Ingatkan Jajaran untuk Tegakkan Aturan  

1
Berita Riau -  Masih Marak Illegal Logging, Dishut Riau Ingatkan Jajaran untuk Tegakkan Aturan  
 
Pekanbaru, Riau24.com - Hingga kini masalah illegal logging marak sejumlah kabupaten/kota, di Riau. Terkait ini, pihak Dinas Kehutanan (Dishut) Riau kembali meingatkan jajarannya sekiranya dapat tegas menegakkan aturan.
 
"Kita memang tidak pungkiri kalau sampai disaat ini masih ada illegal logging sejumlah kabupaten/kota. Namun bukan berarti untuk hal ini pihak Dishut Riau tidak bertindak dalam menegakkan aturan. Tapi, masalahnya itu di kabupaten/kota kejadiannya," ujar Fadrizal Labay.
 
Kepala Dishut Riau ini, menyebut, beberapa daerah yang kerap ada aksi ilegal logging tersebut seperti diberitakan media. Yaitu berada di Kuansing, Dumai, Siak, Rohil, dan Kampar. Karena itu sambungnya, diminta pada jajaran instansi yang di kabupaten/kota bersikap tegas.
 
Karena sebutnya, memang perlu ditelusuri muasal illegal logging di daerah. Aktivitas illegal logging itu jelas merugikan negara jikalau hal dugaan tersebut benar. "Aktivitas itu, merupa bagian konsfirasi dari kelompok tertentu dan mengeruk bagi keuntungan pribadi," ujarnya.
 
Lebih lanjut disampaikan Fadrizal Labay, bagi masyarakat tahu ada terjadi pembalakkan liar di daerah masing-masing. Maka diharapkan ada kepedulian untuk melaporkan perbuatan tersebut, pada instansi terkait. Sebab sambungnya, tidak tercover semua itu oleh petugas.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Andres
Rabu, 04 Mei 2016 07:29 wib
Itukan pemasukan juga bagi oknum yang kongkalikong dengan cukong
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru